KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Perjuangan Mohammad Sahur sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan tuntas. Hal itu terjadi lantaran keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari internal Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Pamekasan. Sebab, Sahur saat ini bermanuver atau pindah ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan legislatif (pileg) 2024.
Ketua DPRD Pamekasan Halili mengatakan, tahapan PAW yang diajukan ke Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa atas dasar permohonan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan. Hasilnya, PAW tersebut menunjuk Afifurrahman sebagai pengganti dari Mohammad Sahur yang saat ini sudah berjalan kurang lebih sebulan. Setelah berbagai persyaratan PAW lengkap akhirnya dilaksanakan di ruang sidang Kantor DPRD Pamekasan, Rabu (13/12/2023).
“Beberapa alat kedewanan yang sebelumnya dijabat oleh Mohammad Sahur secara otomatis digantikan oleh Afifurrahman. Jadi prosesnya selama sebulan, kalau berkaitan dengan hak antara Sahur dengan Afifurrahman, maka akan disesuaikan dengan regulasi,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Sementara itu, Mohammad Sahur mengaku, bergantinya partai politik (parpol) dari yang sebelumnya PPP ke PDIP bagian dari caranya dalam proses demokrasi. Meski demikian, dia menilai PPP sudah membesarkan dirinya selama menjabat sebagai anggota DPRD. Secara umum, seluruh parpol memberikan dedikasi yang baik terhadap para anggotanya. Namun, tinggal bagaimana para anggota menjalaninya atau berproses di parpol tersebut.
“Artinya, semua parpol itu baik, tinggal bagaimana kita berproses,” responnya.
Terpisah, anggota DPRD Pamekasan Afifurrahman menegaskan, pada kontestasi pemilihan di 2019 lalu dirinya berada di posisi keempat dengan jumlah suara sekitar 7.500. Sehingga ketika ada PAW anggota DPRD daerah pemilihan (dapil) 2 dari PPP, maka secara otomatis dirinya sebagai pengganti dari proses PAW tersebut. “Saya tidak menyangka, bahwa aka ada PAW seperti saat ini, inilah anugrah dan amanah bagi saya,” tegasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto





