KABARMADURA.ID | SUMENEP-Perampungan proyek pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep kejar target. Pada akhir tahun 2023 ini, harus menyelesaikan pekerjaan struktur hingga lantai 4. Jika tidak demikian, akan berdampak pada waktu pengerjaan di tahapan pembangunan berikutnya.
Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Benny Irawan mengatakan, untuk progres pekerjaan saat ini masih 15 persen.
“Masih proses pekerjaan struktur lantai 1, yakni dilakukan pengecoran kolom,” katanya, Rabu (13/12/2023).
Setelah pengecoran kolom struktur lantai 1, akan dilanjutkan pada pekerjaan struktur lantai 2, bahkan hingga akhir tahun dapat selesai pada pengecoran kolom struktur lantai 4. Hingga saat ini tidak ada masalah dalam pengerjaan, tetapi di akhir tahun nantinya akan dievaluasi, agar pengerjaan sesuai harapan.
“Kami saat ini melakukan pemantauan pada lokasi, hasilnya tidak ada masalah,” bebernya.
Beny menambahkan, jika akhir tahun 2023 pekerjaan hingga struktur lantai 4 tidak selesai, maka dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang, namun waktu pengerjaannya semakin mepet. Oleh karena itu, sudah digenjot sejak dini. Dengan demikian, hingga akhir tahun 2023 ini, diharapkan mencapai 30 persen.
Dalam setiap pekan, pekerjaan segera dievaluasi, agar sesuai perencanaan. Saat ini, proyek terbesar di tahun 2023 ini dikerjakan setiap hari.
“Selama ini pekerjaan belum ada kendala, semoga pembangunan selesai agar cepat ditempat para DPRD,” ucap dia.
Proyek yang berlokasi di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep ini masih lama. Harapannya juga perlu dukungan dan do’a masyarakat agar rampung tepat waktu dan kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan.
Proyek gedung DPRD Sumenep ini dilaksanakan dengan sistem kontrak multiyears. Proyek tersebut dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun, dimulai 2023 hingga 2024.
Anggaran untuk seluruh kegiatan fisik dipatok Rp102.175.800.000. Rinciannya, anggaran untuk kegiatan fisik Rp41.203.100.000. Kemudian, sisanya Rp60.972.700.000 pada APBD 2024 mendatang.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam menekankan agar pekerjaan lebih mengutamakan kualitas, karena proyek itu sangat besar dan dapat digunakan jangka panjang untuk kepentingan kegiatan DPRD.
“Kejar target itu boleh, tetapi kualitas perlu diprioritaskan,” tegas politisi PKB itu.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





