PSK Terjaring di Pamekasan hanya Diberi Pembinaan Lisan

News345 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Sepanjang 2023 terdapat enam orang pekerja seks komersial (PSK) di Pamekasan yang berhasil terjaring. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya dua orang. Mayoritas yang terjaring berasal dari luar daerah dengan modus yang beragam. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan Hasanurrahman mengatakan, penjaringan PSK dilakukan tiga kali setiap pekan. Sasarannya bermacam, mulai dari tempat kos, home stay, hingga pasar yang berpotensi menjadi tempat transaksi. 

“Ke enam-enamnya di temukan di warung kopi Pasar 17. Kami tidak bisa mengklaim apakah di sana memang sarangnya atau bagaimana, karena setiap ketika melakukan transaksi pasti ada tempat-tempat yang memang dianggap strategis oleh mereka,” terangnya saat ditemui Kabar Madura, Senin (18/12/2023). 

Ainur, sapaan akrabnya, mengatakan, pelaku berasal dari luar daerah. Pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan berupa teguran secara lisan dan langsung dipulangkan. Sementara untuk pembinaan secara tindakan bukan wewenang instansinya. Menurutnya, rata-rata PSK yang terjaring berumur 30 hingga 40 tahun dan pendatang baru. Alasannya, karena faktor ekonomi. 

Sejatinya, kata Ainur, pihaknya menargetkan penjaringan prostitusi online juga bisa terlaksana. Namun, karena keterbatasan anggaran dan sistem teknologi yang tidak mendukung, rencana itu masih belum ada kepastian.

JJS Kabar Madura

“Penangkapan itu hanya bisa dilakukan ketika ketangkap basah, baik si pelaku ataupun yang pesan. Sementara ini, belum ada yang ketangkap basah, jadi kami tidak menangkap. Hanya dikawal ke kantor untuk dimintai keterangan dan ditegur. Jika kena razia lagi, baru bisa disidangkan sesuai dengan undang-undang,” ungkap Ainur. 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pamekasan Amir Mahmud mengutarakan, selama pihaknya menjabat, tidak ada pembinaan terhadap PSK. Sebab tidak ada pelaporan mengenai hal itu. 

“Pembinaan pasti dilakukan sebagaimana mestinya, tapi sejauh tidak ada pembinaan terhadap PSk,” singkatnya.  

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *