Dewan Pers Janji Turun ke Madura

News, Headline161 views

KABAR MADURA | Dewan Pers menyambut baik kunjungan rombongan Forum Wartawan Pamekasan (FWP) di Sekretariat Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2024).

Ketua FWP Ongky Arista UA menyampaikan, kedatangannya bersama dengan anggota dan pembina FWP, dalam hal ini Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Hairul Anam dan jajarannya.

Pada kunjungan tersebut, Ongky menngungkap masih adanya aktivitas wartawan gadungan atau abal-abal di Madura. Hal itu berdampak terhadap citra wartawan yang bekerja sesuai kaidah jurnalistik dan tersertifikasi kompeten.

Wartawan kelahiran Sumenep ini menceritakan, terdapat kepala desa (kades) yang sembunyi saat wartawan datang. Alasannya, siapa pun yang mengatasnamakan wartawan, dianggap sama dengan wartawan abal-abal.

“Oknum mengaku-ngaku sebagai wartawan. Ini menjadi masalah paling besar di Madura. Ketika kami mau konfirmasi dicuekin, karena disamakan dengan oknum tersebut,” jelas Ongky.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Jatim ini juga menyampaikan, kedatangannya ke kantor Dewan Pers juga dalam rangka belajar verifikasi media dan sertifikasi wartawan.

 

Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Totok Suryanto menjanjikan akan menggelar program literasi di Madura. Dijelaskan Totok, Dewan Pers memang memiliki program literasi ke daerah-daerah setiap tahun.

“Orang menganggap wartawan perilakunya seperti itu. (Jadi) salah satu agenda kami, literasi di Madura,” janjinya saat menemui rombongan FWP.

Dengan begitu, Totok juga berharap, anggota FWP menjaga independensi wartawan. Selain itu, Dewan Pers banyak menangani proses verifikasi media, sehingga tidak bisa dilakukam secara cepat.

Dalam pertemuan itu, Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam juga menyampaikan harapannya. Janji Dewan Pers akan turun ke Madura diharapkan bisa disegerakan. Menurut Anam, problematikanya bukan sebatas wartawan abal-abal, namun juga munculnya media-media yang hanya dikelola satu orang: jadi wartawan, redaktur, hingga menerbitkan sendiri.

“Kami berharap rencana kunjungan Dewan Pers ke Madura bisa disegerakan,” pintanya.

Pewarta: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Wawan A. Husna

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *