Legislator Sumenep Minta OPD Kreatif, Tidak Melulu Proyek

News138 views

KABAR MADURA | Tahun 2024, kegiatan normalisasi sungai di beberapa lokasi rawan genangan dan banjir di Sumenep tidak dianggarkan.

Kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Eri Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air Hendri Hartono, proyek normalisasi sungai tidak teranggarkan di tahun 2024 karena anggarannya digunakan untuk kegiatan lain.

Dia mengakui, sebenarnya banyak sungai butuh normalisasi, di antaranya sungai di Desa Muangan di Kecamatan Saronggi, Sungai Patrean, Sungai Sarokah, Sungai Sokrah, Sungai Ambat, dan Sungai Kalianjuk.

“Sungai-sungai itu perlu dilakukan noraisasi agar pada saat hujan tidak terjadi genanagan atu banjir,” papar Hendri, Selasa (9/1/2024).

Tidak tersedianya anggaran itu karena dialokasikan untuk kebutuhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024. Sehingga saat ini hanya melakukan kegiatan pemeliharaan saja.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Karena dianggap lebih proritas pada kegiatan lain, sehingga pengerjaan fisik normalisasi sungai tidak masuk APBD 2024,” imbuh Hendri tentang alasan dialihkan ke kegitan lainnya.

Tidak masuknya anggaran normalisasi sungai itu di APBD Sumenep, kata Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Dulsiam, dinas terkait perlu kreatif dalam menjalankan kegiatannya, misalnya rutin melakukan pemeliharaan pada sungai yang telah dinormalisasi beberapa tahun sebelumnya.

“Intinya tidak harus selalu melakukan pekerjaan fisik jika memang APBD 2024 belum mampu, jika perlu dari sekarang mulai rutin melaksanakan pemeliharaan itu,” kata Dulsiam

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *