Kementan Akan Tambah Jatah Pupuk Subsidi, Pamekasan Terlanjur Tetapkan Alokasinya

News110 views

KABAR MADURA | Potensi bertambahnya pupuk bersubsidi di 2024 masih terbuka, karena ada informasi tambahan anggaran di Kementerian Pertanian (Kementan) Republik  Indonesia (RI) yang diperuntukan untuk pembelian pupuk bersubsidi.

Kendati begitu, Pemkab Pamekasan sudah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi di 13 kecamatan berdasarkan perolehan pupuk bersubsidi di 2024.

Sebagaiamana penyampaian Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Andi Ali Syahbana, dari informasi yang diterimanya, potensi penambahan alokasi pupuk bersubsidi masih memungkinkan. Tetapi alokasi tambahan dari pupuk tersebut belum ada surat resmi dari Kementan RI.

Dengan informasi yang dimaksud Andi, pihaknya tetap menunggu untuk penambahannya. Namun pihaknya sangat berharap adanya tambahan, karena jatah yang diberikan oleh Kementan RI sangat jauh dari total kebutuhan yang diajukan di rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Kalau informasinya ada, cuma kami masih belum menerima surat penambahan alokasi di 2024,” paparnya, Senin (15/1/2023).

Dia mengungkapkan, untuk kesiapan data tambahan pupuk bersubsidi di 2024 sudah mulai dipersiapkan, meski masih belum ada permintaan data, hal itu sebagai antisipasi untuk ketika ada permintaan data tamabahan.

Pada 2024 ini, Pamekasan mendapatkan jatah 14.289 ton untuk pupuk urea dan 10.812 ton pupuk NPK. Sedangkan pembagian untuk 13 kecamatan di Pamekasan sudah terpetakan. Alokasinya disesuaian berdasarkan luas lahan.

ALOKASI PUPUK BERSUBSIDI DI PAMEKASAN (per kecamatan)

JATAH UREA JATAH NPK
KECAMATAN ALOKASI KECAMATAN ALOKASI
Pasean 1.579 ton Pasean 1.189 ton
Tlanakan 944 ton Tlanakan 608 ton
Pademawu 1.057 ton Pademawu 679 ton
Galis 294 ton Galis 219 ton
Pamekasan 300 ton Pamekasan 229 ton
Proppo 1.288 ton Proppo 877 ton
Palengaan 1.079 ton Palengaan 848 ton
Pegantenan 1.613 ton Pegantenan 1.038 ton
Larangan 602 ton Larangan 458 ton
Pakong 602 ton Pakong 388 ton
Waru 1.604 ton Waru 1.319 ton
Batumarmar 2.157 ton Batumarmar 2.319 ton
Kadur 1.170 ton Kadur 869 ton

Sumber: DKPP Pamekasan

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *