KABAR MADURA | Target Pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Pamekasan tahun ini dinaikkan hingga 12 kali lipat target tahun sebelumnya, yang hanya Rp4 juta. Tahun ini disepakati menjadi Rp50 juta.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Muttaqin mengatakan, kenaikan target ini dikarenakan selama beberapa tahun terakhir, capain PAD-nya selalu melampaui target. Sehingga, diperlukan kenaikan target untuk mengimbanginya.
“PAD itu bersumber dari bunga pinjaman modal para pelaku UMKM. Bunganya 6 persen dengan batas maksimal pinjaman Rp50 juta,” ujarnya kepada Kabar Madura, Minggu (21/1/2023).
Pihaknya menuturkan, pinjaman modal itu untuk memfasilitasi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Tahun ini alokasi yang disediakan untuk pinjaman modal itu sebesar Rp15 miliar.
Muttaqin meyebut, pihaknya hanya bisa melakukan penagihan secara kontinu bagi pelaku UMKM yang menunggak. Sementara tindakan signifikan lainnya, seperti penyitaan barang ataupun semacamnya, tidak berwenang melakukan hal tersebut. Sehingga, menurutnya, diperlukan pembinaan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.
“Kami fokus di penagihan dan pembinaan. Tapi untuk tahun ini anggaran pembinaannya berkurang dari tahun lalu. Nominal pastinya lupa berapa, karena itu dibagi di setiap bidang. Khusus koperasi berapa, UMKM berapa, dan ketenagakerjaan berapa,” jelasnya.
Sekadar diketahui, PAD Diskop UKM pada 2023 lalu mencapai Rp26 juta dari target Rp4 juta.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





