KABAR MADURA | Wajah para politisi Pemilu 2024 bertebaran di Pamekasan. Hal itu terjadi sejak masa kampanye dimulai hingga 11 Februari 2024.
Hal itu rupanya menjadi berkah bagi para pengusaha percetakan baliho di Pamekasan. Mereka kebanjiran order kalender, stiker, baliho para calon dan sejenisnya hingga mengalami lonjakan pemesanan sebesar 20%.
Salah satu percetakan yang merasakan dampaknya adalah Abi Printing di Jalan Kemuning Pamekasan. Direktur Abi Printing Akhmad Fauzi mengatakan, masuk tahun politik kali ini banyak pesanan yang diterima dengan rata-rata menghabiskan 500 meter persegi setiap hari. Sedangkan pada waktu biasa percetakan paling banyak hanya menghabiskan 300 meter persegi.
Banyaknya pesanan pada waktu itu membuat karyawan kewalahan, bahkan tempat kerja hampir penuh dengan pesanan para calon, namun hal itu menjadi berkah bagi para karyawan yang bekerja.
Untuk mengatasi banyaknya pesanan, pihaknya menyiasati dengan cara lembur secara gantian sampai pukul 03.00 dini hari dan sambil mempekerjakan tenaga harian lepas, yakni siswa magang dari sekolah menengah kejuruan (SMK).
“Agak kewalahan sedikit karena kita tidak mungkin nambah karyawan, ini hanya musiman,” katanya.
Pesanan yang diminta cukup beragam mulai dari banner, kartu saku, kartu nama, stiker, kertas simulasi dan sejenisnya. Dari proses cetak tersebut, Akhmad Fauzi mengaku mendapatkan keuntungan ratusan juta setiap bulan sejak kampanye pemilu dimulai.
Semula harga cetak disesuaikan dengan harga besaran yang dicetak setiap meter, namun karena momentum Pemilu 2024 pihaknya berani memberikan diskon dengan selisih sampai 7 ribu setiap meter dari harga biasanya terutama pada Desember 2023 hingga Januari 2024.
Dia berharap, semoga tidak hanya janji di baliho saja yang mengatakan akan membawa kemakmuran bagi masyarakat, namun juga harus dibuktikan secara baik dengan berjalannya pemilu damai tanpa adanya kecurangan apa pun.
“Semoga pemilu berjalan dengan lancar sehingga berdampak baik bagi masyarakat,” harapnya.
Pewarta: Moh. Farid
Redaktur: Hairul Anam





