KABAR MADURA | Meski tak kunjung berfungsi, pelabuhan wisata Kalianget tahun ini kembali mendapatkan kucuran dana cukup besar. Alasannya karena beberapa fasilitas kurang memadai.
Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep M. Ramzi mengatakan bahwa proyek itu harus matang perencanaannya dan diseriusi pekerjaannya.
“Terkesan setengah hati, indikasinya hingga saat ini pelabuhan itu masih kurang ini, kurang itunya, kenapa tidak dimatangkan sejak awal, juga didesain seefektif mungkin,” kata dia.
Dia menekankan, pelabuhan untuk akses pariwisata religi itu harus selesai dan berfungsi tahun ini.
“Jika masih tidak beroperasi, benar-benar tidak serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu,” imbuhnya.
Kepala Bidang (Kabid) Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep Imam Afif Rusidy membenarkan bahwa tahun ini mengalokasikan dana Rp1,2 miliar untuk tambat labuh. Dana tersebut memang sengaja dialokasikan karena dinilai sangat penting untuk memaksimalkan keberadaan pelabuhan wisata kalianget.
“Selama ini pelabuhan tersebut memang belum difungsikan sama sekali. Pemicunya dikarenakan dermaganya yang kurang panjang. Makanya dianggarkan lagi,” paparnya.
Panjang dermaga yang dibutuhkan agar bisa dioperasikan tersebut sekitar 40 meter. Melalui penganggarannya itu, kebutuhan tersebut akan dapat terpenuhi tahun ini.
Meski pelabuhan tersebut sudah dibangun sejak tahun 2021 lalu, masih belum beroperasi sama sekali. Alasannya, kondisinya tidak memungkinkan. Jika dipaksakan akan berisiko pada kapal yang akan bersandar.
“Karena ketika air surut kapal dipastikan tidak bisa mendekat ke dermaga,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, untuk pembangunan pelabuhan wisata tersebut menghabiskan dana Rp4,1 miliar, terhitung sejak tahun 2021 dianggarkan Rp1.521.421.935 untuk pembangunan di sisi Kalianget.
Selanjutnya, pada tahun 2022 untuk sisi Kalianget dianggarkan kembali sebesar Rp1.310.490.151 untuk menambah panjang dermaganya. Di tahun yang sama juga dibangun untuk sisi Talango dengan dana sebesar Rp1.275.140.289.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





