PMII Sumenep Kritik Penanganan Hiburan Malam yang Meresahkan Masyarakat

News150 views

KABAR MADURA | Para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep kritik kinerja Polres Sumenep. Alasannya, selama ini diduga tidak becus dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum (APH).

Di antara kinerja yang dikritik adalah maraknya narkoba, hiburan malam dan budaya korup yang dinilai mulai menjamur di kalangan masyarakat Sumenep.

Terdapat tiga tuntutan  aktivis  PMII,  pertama; agar mengganti kapolres Sumenep, jika dalam jangka waktu sebulan tidak menangkap bandar narkoba dan para pelaku pungli di Pasar Ganding.

Kedua, restrukturisasi organisasi Polres Sumenep, karena dinilai lamban dalam menangani kasus. Tuntutan ketiga adalah membersihkan hiburan malam yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Dorong Digitalisasi Transaksi untuk Tingkatkan PAD

“Beberapa tuntutan sudah sampaikan pada saat aksi di Mapolres Sumenep,” kata Ketua Umum PC PMII Cabang Sumenep Agus Salim, Senin (4/3/2024).

Dugaan pungli di Pasar Ganding yang  dilaporkan pada tahun 2018 lalu, diharapkan segera diproses, Jika tidak, akan datang lagi pada Mapolres Sumenep dengan massa yang lebih besar.

Dia menuturkan, kritikan dan tuntutan itu sudah dilakukan musyawarah dengan 11 komisariat dan 11 rayon PMII di Sumenep. Mereka menggugat agar semua masalah yang dialami Kabupaten Sumenep cepat teratasi.

“Selama ini, untuk pengedar narkoba hanya kurir-kurir kecil dan narkoba itu segera diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Refleksi Hari Kartini, KOPRI Sumenep Hadirkan Ruang Literasi dan Suara Perempuan

Kritik itu disampaikan dalam unjuk rasa hingga berjam-jam, bahkan tidak berhenti kendati turun hujan. Sampai terlihat ricuh karena kapolres Sumenep tidak menemuinya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumene, AKP Widiarti mengatakan, tidak ditemuinya massa aksi oleh kapolres Sumenep  karena masih ada kegiatan yang sangat penting. Namun, tiga  tuntutan itu akan disampaikan ke kapolres Sumenep.

“Terima kasih pada adik-adik aktivis PMII, ini adalah kritikan yang membangun, nantinya tiga permintaan massa aksi akan segera ditindaklanjuti,” ucap AKP Widiarti.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *