KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, sudah terakreditasi sebagai rumah sakit pendidikan sejak tahun 2020 lalu. Dengan akreditasi tersebut, rumah sakit plat merah itu ditargertkan mampu menghasilkan tenaga kesehatan bermutu yang bisa menyeimbangi tantangan layanan kesehatan yang semakin maju.
Sekretaris Tim Koordinasi Pendidikan (Timkordik) RSUD Smart Pamekasan Nur Wiyono mengatakan, selain sebagai tempat layanan kesehatan, rumah sakit juga memiliki misi sebagai rumah sakit pendidikan yang bisa menjadi wahana pendidikan bagi calon tenaga kesehatan atau tenaga medis.
“Rumah sakit pendidikan ini arahnya adalah sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan, karena untuk mencetak tenaga kesehtaan yang bermutu bisa tercapai jika pendidikannya sudah benar,” ungaknya, Jumat (20/6/2024).
Wiyono mengungkapkan, penyelenggaraan praktek rumah sakit kedokteran itu harus bekrjasama dengan institusi kedokteran atau intistusi tenaga kesehatan.
Salah satunya seperti saat ini, RSUD Smart sebagai rumah sakit pendidikan satelit untuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Malang.
Selain itu, RSUD Smart juga menjadi wahana pendidikan untuk dokter spesialis mata.
Tidak hanya untuk kedokteran, RSUD Smart juga terbuka kegiatan praktikum lainnya, mulai dari keperawatan, kebidanan, tenaga laboratorium, dan lainnya.
Disebutkan, untuk tetap menjaga mutu rumah sakit pendidikan sebagaimana mestinya, perlu dilakukan re-akreditasi. Kini, pihaknya sedang menyiapakan instrument penilaian untuk re-akreditasi tersebut.
Pihaknya berharap, RSUD Smart menjadi rujukan rumah sakit terdepan. Sehingga, pihaknya berkomiten untuk unggul dalam pendidkan.
“Secara umum penilaiannya mencakup visi misi, SDM, manajemen, proses pendidiakan selama di rumah sakit,” tutupnya kepada Kabar Madura.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Miftahul Arifin





