KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, termasuk di bidang farmasi.
Salah satu inovasi yang kini dijalankan adalah layanan Kendaraan Petugas Pengantar Obat (Ketupat), sebuah terobosan untuk memudahkan pasien dalam mengakses obat tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.
Plt. Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat menegaskan, pihaknya menyediakan layanan khusus pengantaran obat secara gratis ke rumah pasien, terutama bagi mereka yang tidak memungkinkan untuk menunggu atau mengantre.
“Dari pada pasien dibuat menunggu atau antri, jadi kita pro aktif mengantarkan obat ke mereka, tentu dengan lokasi yang masih terjangkau,” jelas pria yang akrab disapa dr. Yayak itu, Senin (2/3/2026).
Layanan Ketupat ini diprioritaskan bagi pasien lanjut usia (lansia), orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), serta pasien dengan diagnosa penanganan khusus seperti diabetes, gangguan saraf, stroke, dan penyakit lainnya yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurut dr. Yayak, inovasi ini lahir dari keluhan pasien saat pandemi Covid-19, ketika antrean pengambilan obat menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan. Sebab itu, selain memberikan kemudahan akses, layanan antar obat ini juga diharapkan mampu mengurai antrean panjang di instalasi farmasi.
“Layanan ini alternatif untuk pasien ataupun keluarga. Kita tawarkan dulu, apakah obatnya mau diantarkan ke rumah atau mau ditunggu,” tukasnya. (nur/zul)





