KABAR MADURA | Nurussyamsi tetap ingin jadi sosok yang sederhana, prinsip hidupnya adalah bermanfaat kepada orang lain. Seperti yang dia pikirkan, tidak pernah terbesit ingin jadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep. Kini terpilih menjadi penyelenggara pemilihan umum (pemilu) untuk periode 2024-2029, bahkan terpilih menjadi ketua KPU Sumenep.
Pria kelahiran Dusun Bundan Daja, Desa Galis, Kecamatan Giligenting ini baru berkenalan dengan dunia penyelenggaraan pemilu di tahun 2019. Saat itu kebetulan dia diminta untuk menjadi surveyor salah satu lembaga survei.
“Sebelumnya saya memang tidak pernah terlibat langsung dalam penyelenggaraan dan tidak terpikirkan, hanya diminta teman,” ucap suami dari Luvi Lunianingsi ini.
Baru pada tahun 2020, bertepatan dengan pilbup di Sumenep, dia diminta untuk mendaftar menjadi panitia penyelenggara kecamatan (PPK). Meskipun awalnya tidak memahami kinerja PPK, tapi lulus menjadi PPK di Kecamatan Kalianget Sumenep.
Sejak itu, pria dengan sapaan Syamsi ini banyak kenal dan belajar menjadi penyelenggara pemilu. Bahkan pernah dua kali menjadi PPK, yakni pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep 2020 dan pada Pemilu 2024.
Mulai merasa tertantang, Syamsi kemudian ikut seleksi untuk menjadi komisioner KPU Sumenep. Setelah mendaftar, kemudian menjalani beberapa tes, dan akhirnya ditetapkan dalam 5 besar yang terpilih.
Sedangkan proses menjadi ketua KPU dilakukan pasca pelantikan. Dia dan 4 rekan komidioner yang terpilih langsung diminta oleh KPU RI untuk rapat pleno penetapan ketua dan divisi.
“Ya berjalan lancar, kami pleno waktu itu di Jakarta, pasca pelantikan, tanggal 13 Juni 2024,” paparnya.
Ke depan, dia bertekad ingin terus menjadi bagian dari pelaksanaan salah satu pilar bangsa, demokrasi. Dengan menjadi KPU di tingkat Kabupaten, minimal bisa terus mengawal berjalannya kedaulatan rakyat melalui pemilu.
Komitmennya selama menjadi komisioner, akan menjaga integritas penyelenggara SDM integritas penyelenggara, akan menekan kesalahan penyelenggara, berusaha sekuat tenaga agar pilkada berjalan dengan sukses.
“Kami juga ingin meningkatkan pelayanan penyelenggara pemilu pemilih dan peserta,” tuturnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna
BIODATA
Nama: Nurussyamsi
Kelahiran Sumenep, 8 Juni 1992
Istri: Luvi Lunianingsi
Orang Tua: Nur Fauzi dan Juma’adiyah (Almh)
PENDIDIKAN
INFORMAL
Pesantren Annuqayah Guluk-guluk, Sumenep
Pesantren Salaf Al-Is’af Kalabaan, Guluk-guluk, Sumenep 2010
FORMAL
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annibbros I Giligenting
Madrasah Tsanawiyah di Annuqayah Guluk-guluk
Madrasah Aliyah (MA) di Annuqayah Guluk-guluk 2004-2010
Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) (saat ini Universitas Annuqayah) 2015-2019
PENGALAMAN ORGANISASI
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Forum Mahasiswa Tafsir Hadist Indonesia
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU Sumenep





