KABAR MADURA | Dari 1.542 koperasi binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep, yang dinyatakan aktif hanya 739 koperasi.
Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Diskop UKM dan PP Sumenep Hairil menyampaikan, koperasi yang tidak aktif itu perlu pembinaan intensif, namun akan diperbaharui datanya terlebih dahulu.
“Pembinaan ada setiap tahun, tetapi nanti teknisnya akan diubah, akan difokuskan ke koperasi yang tidak aktif,” kata dia.
Indikator koperasi tidak aktif di antaranya tidak mengadakan rapat anggota tahunan (RAT) dan tidak memiliki kegiatan.
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Juhari juga mengakui banyak koperasi yang keberadaannya hanya formalitas.
“Kadang koperasi hanya ada namanya, aktivitasnya tidak ada, dampak ekonominya juga tidak ada,” paparnya.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





