KABAR MADURA | 580 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) resmi dilantik, Selasa (1/10/2024). Salah satu di antaranya adalah Ansari dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Dia merupakan politisi perempuan pertama dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI (Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep) yang berhasil melenggang ke Senayan.
Ansari mengatakan, dirinya bertekad ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat Madura, termasuk mengawal pembangunan Madura ke depan agar lebih inklusif dalam hal investasi. Tentu dengan catatan Madura memiliki kultur serta kearifan lokal yang perlu terus dipertahankan.
“Kami akan berupaya Madura untuk inklusif terutama dalam investasi, agar dari sisi itu akan berdampak baik kepada masyarakat. Namun tetap berpegang pada kultur yang ada di empat kabupaten,” ujarnya saat diwawancarai Kabar Madura, Rabu (2/10/2024).
Istri calon wakil bupati Pamekasan itu sangat bersyukur atas amanah dilantiknya sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, pencapaian ini adalah sesuatu yang tidak pernah dikhayalkan dan impikan sebelumnya.
“Allah menakdirkan saya menjadi anggota DPR RI dan menjadi pengukir sejarah pertama untuk Madura. Ini rahmat yang diberikan oleh Allah melalui support terbaik dari Pak Said Abdullah,” tegasnya.
Perempuan kelahiran 1979 itu berkomitmen akan menjadikan Kabupaten Pamekasan sebagai skala prioritas. Sebab, Pamekasan merupakan keresidenan Madura, yang setidaknya harus lebih maju dan berkembang ketimbang tiga kabupaten lainnya di Madura
“Kami berharap terus dimentori, tuntunlah kami, ajarilah kami untuk berbuat yang terbaik sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkap alumnus IAIN Madura tersebut.
Selain itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berjanji akan mengawal kepentingan perempuan Madura, sesuai tupoksinya sebagai anggota parlemen. (rul/zul/nam)





