KABAR MADURA | Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 di Ballroom Hotel Cahaya Berlian, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari kader partai, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah daerah.
Mengusung tema “Transformasi PPP untuk Indonesia”, forum tersebut menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka’bah ini untuk meneguhkan arah geraknya di tengah perubahan zaman.
Tema transformasi dipilih sebagai respons atas dinamika yang terus berkembang. PPP didorong untuk mampu beradaptasi dan melakukan pembaruan, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang selama ini menjadi identitas partai warisan ulama.
Ketua DPC PPP Pamekasan RPA. Wazirul Jihad menegaskan, Muscab menjadi ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan langkah ke depan. Dia berharap, Muscab ke-10 ini mampu menjadi titik penting dalam membangun dan memperkuat PPP agar semakin solid dan relevan.
“Muscab ini dilakukan untuk dua rapat, yakni komisi rekomendasi dan komisi program kerja. Sidang komisi itu diamanahkan kepada ketua definitif melalui proses pemilihan formatur. Formatur itu akan mengusulkan nama-nama secara lengkap,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto menyampaikan, forum Muscab menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi demi kemajuan daerah. Dia menilai, partai politik memiliki peran penting, tidak hanya sebagai instrumen demokrasi, tetapi juga sebagai kekuatan utama dalam mendukung pelaksanaan pembangunan.
“Di forum ini kita bisa saling menyamakan persepsi untuk kemajuan daerah. Kami mengajak seluruh partai politik untuk bersinergi demi kemajuan pembangunan,” tuturnya. (nur/zul)





