KABAR MADURA | Ribuan mahasiswa setiap tahun mendaftar ke Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, tidak hanya dari Madura, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.
Rektor UNIBA Madura Prof Rachmad Hidayat menyampaikan, beberapa cara yang dilakukan untuk menarik minat mahasiswa baru untuk masuk di kampus dengan tagline Tera’ Ta’ Adhamar itu. Salah satunya memaksimalkan kualitas pembelajaran.
“Yang jelas kami tidak menggunakan promosi konvensional, jadi medsos kami berjalan dengan baik itu kuncinya, juga mahasiswa ini memberikan informasi kepada mahasiswa di sekitarnya atau adik kelasnya, tentunya kunci utamanya adalah layanan akademik di internal kami sudah bagus,” kata dia.
Dia melanjutkan, dengan demikian sebaran mahasiswa itu semakin meluas, salah satunya ada yang berasal dari Jawa Barat sampai ke Bali, Jawa Timur, Sulawesi dan Kalimantan. Kepercayaan itu merupakan berkah yang layak disyukuri.
“Ada dari Jember, Situbondo, Malang, sampai ke Lampung dan daerah lainnya,” imbuhnya.
Prof Rachmad juga akan mengupayakan mahasiswa dari luar negeri atau skala internasional, rencana itu berharap terealisasi di tahun pelajaran yang akan datang.
Meski mahasiswa dari luar negeri itu sempat kuliah, namun terhenti karena ada kasus wabah Covid-19. Apalagi memang pihaknya juga menyediakan asrama dengan tarif murah bagi mahasiswa yang ingin menetap, baik dari Sumenep sendiri maupun daerah luar.
“Insya Allah kami akan ada mahasiswa dari luar dan fasilitas sudah kami sediakan bagi yang ingin bermukim,” pungkasnya. (ara/waw)





