KABAR MADURA | Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Sukriyanto (Kharisma) bertekad untuk memajukan pendidikan di Kota Gerbang Salam. Salah satunya melalui apresiasi kepada guru dan siswa terbaik.
Cabup Kiai Kholil mengatakan, pihaknya merancang program the best ten guru dan siswa di semua tingkatan. Artinya, 10 guru dan 10 siswa terbaik di semua tingkatan diberikan apresiasi berupa beasiswa.
“Juga perlu ada penerapan pendidikan luar sekolah juga, karena ini menjadi faktor pendidikan yang maju,” ujarnya, Rabu (23/10/2024).
Selain itu, kata Kiai Kholil, juga perlu adanya peningkatan perangkat pendidikan, mulai dari sumber daya manusia (SDM) ataupun sarana-prasarananya, seperti keterpenuhan pengawas sekolah. Dia juga mengaku, selama ini pengawas sekolah di Pamekasan cukup minim, sehingga berpengaruh terhadap kondisi pendidikan.
“Termasuk kami juga akan mendekatkan jarak domisili guru dengan tempat tugas, dan banyak poin-poin yang lain,” tegas pengasuh Pesantren Matsaratul Huda Panempan tersebut.
Selain fokus terhadap peningkatan pendidikan, paslon Kharisma itu juga berkomitmen untuk menghidupkan kesenian di Pamekasan. Sebab, menurutnya, kesenian dipercaya membawa kelembutan bagi masing-masing individu. Sehingga, pihaknya tidak akan membatasi segala bentuk kesenian ataupun hiburan.
“Hiburan harus tetap ada, akan tetapi hiburan yang bermoral. Bagaimana caranya, kita harus bertemu dengan beliau-beliau yang (anti) hiburan untuk berbicara dari hati ke hati. Kami yakin ketika ketemu dalam satu forum, semuanya bisa teratasi,” tukas Kiai Kholil. (nur/zul)





