KABAR MADURA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan telah sukses melaksanakan debat publik ketiga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan 2024 di Hotel Odaita, Jumat (15/11/2024). Debat ketiga tersebut mengambil tema “Menyelaraskan Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Pamekasan dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam Rangka Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.”
Ketua KPU Pamekasan Mahdi menyampaikan, proses pencoblosan Pilkada Pamekasan 2024 tinggal menghitung hari. Debat ketiga ini sebagai bentuk upaya lebih memantapkan pilihan masyarakat kepada masing-masing paslon yang akan bertarung pada 27 November 2024 mendatang.
“Debat kali ini bagian dari kampanye untuk visi dan misi program kerja dari masing-masing paslon,” ujarnya saat memberikan sambutan di debat publik ketiga.
Mahdi menjelaskan, pihak bersyukur tiga kali gelaran debat publik berjalan dengan sukses. Menurutnya, pelaksanaan debat ini merupakan amanah dari Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Lebih lanjut, Mahdi menambahkan, secara umum persiapan menuju hari pencoblosan Pilkada 2024 sudah mulai dilakukan, termasuk kesiapan badan ad hoc yang akan bertugas pada pemungutan dan penghitungan suara, mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Alumnus IAIN Madura itu menyebut, di Pamekasan terdapat 8.890 petugas KPPS yang tersebar di 189 desa atau kelurahan. Ribuan petugas tersebut sudah dilantik dan diberi pemahaman mengenai teknis pelaksanaan pemungutan dan penghitungan. Selain itu, KPU Pamekasan juga telah membentuk 2.540 petugas pengamanan TPS atau linmas.
“Kami mengajak kepada semua pihak untuk menjadi bagian dari kesuksesan pelaksanaan Pilkada Pamekasan,” tegasnya.
Pihaknya menginginkan gelaran Pilkada Pamekasan 2024 berjalan dengan damai, aman, dan lancar. Menurut Mahdi, hal itu akan tercipta apabila ada sinergi yang baik antar semua lapisan masyarakat, terutama para pemangku kebijakan.
“Harapan besar kami, pilkada ini berjalan lancar. Ini butuh dukungan dari semua pihak,” tukas Mahdi. (rul/zul)





