Warga Minta PKL Taman Kota Sampang Ditata Ulang

KABAR MADURA-Estetika taman kota di Sampang disebut terganggu karena tidak tertibnya pedagang kaki lima (PKL). 

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa penting menata PKL agar dapat beroperasi dengan lebih terorganisir. Hal itu dalam upaya menciptakan kenyamanan bagi pengunjung yang datang.

JJS Kabar Madura

Dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menata ulang dan menyusun zona untuk PKL di kawasan tersebut.

“Upaya penataan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga estetika taman, tetapi juga memastikan bahwa pedagang dapat tetap berjualan dengan tertib,” ujarnya.

Anisa, salah seorang pengunjung yang datang di taman kota tersebut juga mengatakan perlu ada langkah positif dari Pemkab Sampang. Dengan adanya penataan yang baik, kata Anisa, masyarakat bisa lebih nyaman menikmati suasana taman tanpa khawatir dengan kemacetan atau gangguan yang ditimbulkan oleh PKL. 

Menurut Anisa, harapan besar ini bergantung pada keseriusan pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut, sehingga taman kota sampang bisa menjadi tempat yang ramah bagi semua pihak dan semua kalangan. 

“Penataan yang baik tentu saja memerlukan kerjasama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang sejuk dan lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Anisa. 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Evi Hariati belum bisa memberikan keterangan terkait upaya penataan PKL di kawasan taman kota itu dengan alasan sedang perjalanan dinas di luar kota.

“Saya masih di perjalanan,” singkatnya. (KM90/sub/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *