KABAR MADURA | Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep hanya mengalokasikan Rp199.999.400 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) di Pantai Slopeng Sumenep.
Kepala Disbudporapar Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, petunjuk penggunaan anggaran perawatan Pantai Slopeng itu belum turun. Anggaran yang hampir Rp200 juta itu belum bisa dipergunakan, lantaran masih ada penyesuaian anggaran. Akan tetapi, pihaknya belum mengetahui sampai kapan penyesuaian anggaran itu selesai.
“Yang penting kami sudah siapkan anggarannya. Nanti seperti apa hasil penyesuaiannya akan kami ikuti. Kalau sudah ada kejelasan, nanti kami akan segera mulai kegiatan pemeliharaan Pantai Slopeng itu,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (6/2/2025).
Iksan menyebut, anggaran itu disiapkan bersama dengan proses perencanaannya. Anggaran itu khusus untuk memperbaiki sejumlah fasilitas di Pantai Slopeng yang mengalami kerusakan. Menurutnya, itu bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan tempat wisata yang layak.
Setiap tahunnya, kata Iksan, pihaknya mengalokasikan anggaran pemeliharaan. Namun, besarannya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran di institusinya. Namun yang jelas, setiap tempat wisata yang menjadi kewenangannya tetap ditangani dengan maksimal.
“Itu anggaran pemeliharaan. Nanti akan kami perbaiki gedung atau fasilitas apa saja yang rusak,” imbuhnya.
Dia mengaku, pihaknya akan melakukan perawatan semaksimal mungkin untuk objek wisata lainnya. Agar wisatawan yang berkunjung bisa betah dan merasa nyaman.
“Kami anggarkan hampir Rp200 juta (untuk Pantai Slopeng). Dengan harapan ke depan akan semakin banyak lagi wisatawan yang datang,” pungkasnya. (ara/zul)





