AJP dan Kadiskominfo saling Berbagi Keluh Kesah Problematika Pers di Pamekasan

Berita, Jurnalisme199 views

KABAR MADURA | Kunjungan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pamekasan Taufikurrachman ke Balai Wartawan Pamekasan, Senin (17/2/2025) langsung dimanfaatkan Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) untuk menyampaikan rencana menerbitkan buku tentang Pamekasan dari berbagai sisi.

Dalam pertemuan bertajuk Ngobar Bareng Kadis Kominfo (ngopi bareng Plt Kepala Diskominfo Pamekasan Taufikurrachman) tersebut juga membahas problematika hubungan wartawan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Hadir pula Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Pamekasan  Arief Rachmansyah.

Sejumlah anggota AJP mengambil kesempatan dengan mengeluarkan unek-uneknya. Demikian pula, Kepala Diskominfo Pamekasan Taufikurrachman dan Kabid (IKP) Diskominfo Pamekasan  Arief Rachmansyah, yang juga membagikan pengalamannya tentang interaksinya dengan wartawan dan media massa di Pamekasan.

Baca Juga:  Ansari Ajak Jurnalis Pamekasan Berdialog, Serap Kritik dan Masukan Pembangunan

Sedangkan mengenai rencana penerbitan buku, Ketua AJP M. Khairul Umam menyampaikan, buku yang akan digarap para jurnalis dari AJP tersebut bakal mengulas Pamekasan dari beberapa aspek, mulai dari sejarah, politik, pendidikan, dan lainnya. 

Hasil kajian di AJP, Pamekasan memiliki banyak julukan untuk mengidentifikasi kekhasan wilayahnya, mulai dari Kota Pendidikan, Kabupaten Gerbang Salam, Bumi Ratu Pamelingan, Kabupaten Literasi, dan lainnya. Namun label tersebut memudar seiring perubahan momentum ataupun kondisi politik. 

“Buku ini sangat penting untuk membangkitkan rasa kebanggaan masyarakat Pamekasan terhadap daerahnya, sekaligus menjadi sumber referensi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dalam tentang identitas lokal,” ujar jurnalis Kabar Madura ini. 

Baca Juga:  Kenang Jasa Pendahulu, Jurnalis se-Pamekasan Agendakan Bukber di Arek Lancor

Plt Kepala Diskominfo Pamekasan Taufikurrachman juga mengapresiasi rencana penerbitan buku tersebut. Dia berpandangan bahwa hal itu sebagai langkah penting untuk menggali kekayaan budaya dan ciri khas yang dimiliki Pamekasan.

“Jadi kami sangat mendukung langkah yang digagas AJP, harapannya bisa berkontribusi untuk kemajuan Pamekasan,” ujarnya. (rul/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *