KABAR MADURA | Kepastian bantuan langsung tunai dana bagi hasil cukai hasil tembakau ( BLT DBHCHT) 2025 di Sampang masih buram. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pencairan serta daftar penerimanya.
Berdasarkan data yang diperoleh Kabar Madura dari Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang mendapatkan kucuran pagu DBHCHT Rp9.659.999.875 untuk fasilitasi bantuan sosial kesejahteraan keluarga.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Sampang Erwin Elmi Syahrial mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan anggaran untuk BLT DBHCHT, sebab takut ada perubahan akibat efisiensi anggaran. Bahkan, daftar keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan tersebut belum didata.
“Sampai sekarang kami masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait program ini, kami sangat khawatir terdampak efisiensi anggaran,” ucap Erwin kepada Kabar Madura, Rabu (26/2/2025).
BLT DBHCHT yang biasa diberikan setiap tahun itu sebesar Rp300.000 setiap tiga bulan sekali. Kalau diberikan sekaligus, maka sebesar Rp900.000 setiap KPM.
”Kalau tidak terdampak efisiensi, kami akan langsung memprosesnya,” terangnya.
Sementara itu salah satu penerima BLT DBHCHT 2024, Rofik, berharap agar pihak terkait lebih berhati-hati dalam pendataan para calon KPM BLT DBHCHT tersebut. Sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran. (km90/sub/zul)





