KABAR MADURA | Kegiatan menukar uang baru menjelang lebaran menjadi tradisi tahunan yang dilakukan oleh setiap orang.
Sebagian orang menukarkan uang baru untuk THR yang akan dibagi-bagikan ke keluarga atau orang terdekat.
Namun, tukar-menukar uang itu malah menjadi sarang penipuan. Banyak oknum yang justru menyediakan penukaran uang palsu.
Agar terhindar dari penukaran uang palsu, kamu perlu tahu cara membedakan uang palsu atau bukan.
Berikut tips mendeteksi uang palsu:
1. Dilihat dari warna dan desain
Uang asli memiliki warna cerah dan desain yang tajam. Sedangkan uang palsu, tampak buram dan kusam.
Kamu bisa memperhatikan gambar pahlawan, ornamen, dan logo Bank Indonesia yang tampak lebih jelas pada uang asli.
2. Diraba dari tekstur kertas
Uang asli memiliki tekstur yang lebih kasar dan tebal dibandingkan uang palsu yang cenderung halus dan tipis. Pada gambar utama dan lambang negara unsur pengaman uang asli lebih menonjol.
3. Diterawang cahaya
Uang asli akan menampakkan tanda air berupa gambar pahlawan nasional dan logo Bank Indonesia.
4. Periksa benang pengaman
Benang pengaman uang asli akan menyatu dengan kertas dan dapat berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu.
5. Kenali ciri-ciri spesifik
Setiap pecahan rupiah memiliki ciri khas tertentu mulai dari ukuran, desain, dan warna. Bahkan, pecahan seperti Rp100 ribu dan Rp50 ribu memiliki tinta khusus yang berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda.
Itulah tips mengenali uang palsu atau bukan. Ketika melakukan Penukaran uang, pastikan dilakukan di tempat yang resmi, seperti di bank secara langsung yang membuka layanan tersebut, tanpa melalui calo atau perantara. (nur)





