KABAR MADURA | Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan M. Yusuf Wibiesono mengungkapkan bahwa posko siaga damkar tetap beroperasi pada momentum Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Posko siaga damkar akan tetap beroperasi dengan menugaskan 36 petugas yang dibagi menjadi tiga shift. Setiap shift, ada belasan orang yang secara rutin bergantian per 8 jam.
“Tidak ada libur bagi kami. Posko siaga damkar tetap beroperasi, namun dengan sistem pelaksanaan yang berbeda,” ujar Yusuf, Rabu (26/3/2025).
Posko siaga damkar dipusatkan di satu titik lokasi, yakni di area Monumen Arek Lancor Pamekasan. Sedikitnya, pembangunan posko siaga disebabkan oleh terbatasnya jumlah petugas dan fasilitas, serta kasus kebakaran yang mayoritas terjadi di kawasan perkotaan.
Terkait penanganan kebakaran di wilayah utara Pamekasan, kata Yusuf, pihaknya hanya bisa mengimbau kepada pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat setempat agar berinisiatif menangani api sebelum petugas tiba, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh.
“Penanganan kebakaran adalah urusan darurat. Tapi sambil menunggu petugas datang, alangkah baiknya, masyarakat berusaha menangani lebih dulu,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP dan Damkar Pamekasan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan.
Yusuf juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama yang berpotensi menyebabkan kebakaran, seperti penggunaan kembang api dan rokok.
“Kami memang tidak bisa membentuk banyak posko, tetapi kami bekerja sama dengan Polres sebagai langkah antisipasi,” pungkasnya. (km62/din)





