SGMRP Berkapasitas 7.000 Penonton, Suporter Madura United Persoalkan Single Seat

Olahraga394 views

KABAR MADURA | Kapasitas Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan menyusut 50 persen. Yakni, dalam menampung suporter Madura United ketika Super League dimulai.

Semula, kapasitasnya 14 ribu penonton. Kini, tinggal separuh. Hal itu diakui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Fathorrachman.

Menyusutnya kapasitas SGRMP Pamekasan itu, kata Fathor, setelah adanya renovasi, sebagai dampak pemberlakuan single seat.

“Pasca direnovasi ada 7.000 tempat penonton yang tersedia, susut 50 persen,” paparnya, Selasa (15/7/2025).

Pihaknya saat ini sedang mempersiapkan pengerjaan untuk memenuhi beberapa rekomendasi hasil risk assessment survey LIB beberapa waktu lalu. Sebut saja penambahan kapasitas toilet pemain, rigging camera, pekerjaan jalur evakuasi, dan lainnya.

“Jadi persiapan saat ini kami sedang proses memenuhi beberapa rekom hasil dari survei LIB beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Suporter Taretan Dhibi’ Hendra Gunawan menyampaikan, mengenai kapasitas stadion yang awalnya 14.000 berubah 7.000 dengan single seat, dirasa sangat kurang ketika dilaksanakannya pertandingan.

Kata Hendra, seharusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan harus memikirkan kapasitas saat mengambil kebijakan single seat, supaya bisa lebih menampung banyak penonton.

“Bukan tidak setuju dengan single seat-nya, akan tetapi kapasitasnya yang kurang. Kalau mau pakai single seat harusnya juga menambah tribun agar tidak mengurangi kapasitas,” sesalnya.

Baca Juga:  Madura United Incar Pelatih Timnas Malaysia?

Hendra berharap, suporter tetap merawat fasilitas SGMRP dengan meskipun single seat. Jangan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas.

Kendati begitu, dia tidak bisa menjamin perilaku penonton bisa tidak merusak, terlebih dia berharap para suporter dan penonton sadar fasilitas stadion miliknya juga, supaya bisa menjaganya.

“Tapi sekali lagi saya gak bisa menjamin, apalagi kapasitas yang semakin kecil,” pungkasnya. (rul/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *