KABAR MADURA | Sebanyak 25 pengayuh becak di Sumenep kini bisa bernafas lebih lega. Berkat bantuan becak listrik hemat tenaga dari Presiden Prabowo Subianto, kehidupan mereka diharapkan lebih ringan, lebih sehat, dan tentu saja lebih sejahtera.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Pendopo Keraton Sumenep. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap masyarakat bawah, khususnya para tukang becak.
“Becak listrik ini bukan hanya alat transportasi, tapi juga bentuk keadilan energi bagi rakyat kecil,” ujar Bupati Fauzi.
Becak listrik ini diharapkan mengurangi beban fisik para pengayuh yang mayoritas telah berusia lanjut, sekitar 60 tahun. Dengan tenaga listrik, mereka tidak perlu lagi mengayuh sejauh dan seberat sebelumnya, tapi tetap bisa melayani lebih banyak penumpang.
Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan sebaik mungkin dan tentu merawat becak tersebut. Dengan hemat tenaga tentu bisa efisien waktu juga.
“Kalau sebelumnya sehari cuma bisa narik dua sampai empat penumpang, dengan becak listrik ini bisa naik dua hingga tiga kali lipat,” tambah Fauzi.
Menurutnya program ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Dari 100 unit becak listrik yang disalurkan di Jawa Timur, Sumenep mendapat jatah terbesar, yakni 25 unit.
“Sumenep dipilih karena dinilai punya potensi percepatan dalam pengentasan kemiskinan dan ketahanan ekonomi lokal,” pungkasnya. (ara/waw)





