KABAR MADURA | Generasi Emas Nusantara (GEN) mewarning Satgas Rokok Ilegal. Dalam pengamatan GEN, aksi Satgas tersebut bisa membuat perekonomian masyarakat Madura lumpuh. Kalangan pemuda juga kena dampaknya.
“Catatan untuk Satgas Rokok Ilegal, agar mempertimbangkan tiga hal. Aksinya lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang manfaat terhadap masyarakat,” tegas Ketua GEN Pamekasan Nurahmad saat dihubungi Kabar Madura, Minggu (20/7/2025).
Pertama, tegasnya, waktu operasi Satgas agar tidak lama. Jangan sampai dengan 31 Desember 2025.
Sebagai contoh, ungkap GEN, operasi Satgas di Madura selama dua bulan saja, maka dampak bagi pemerintah daerah, pengusaha, dan bagi masyarakat cukup sangat besar.
“Ekonomi masyarakat Madura bisa lumpuh, dampak sosial seperti kriminalisasi otomatis akan meningkat. Pengangguran meningkat tajam. Karena para remaja dan pemuda yang kuliah, tidak sedikit mengais rezeki dari nyambi jadi buruh rokok,” ungkapnya.
Kedua, kontribusi saltuk, salson ke negara rata-rata 10-15 persen. Dibandingkan rokok polos, jelas tidak ada kontribusi sama sekali.
Mencermati poin kedua di atas, pabrik rokok yang memproduksi saltuk/salson menstop produksi dua bulan saja, maka apakah target penerimaan akan tercapai?
“Jelas tidak. Lantas, pabrik mana yang bisa mencarikan salson ke negara yang rata-rata 10-15 persen itu?” tukasnya. (rul)





