Usaha Sukses Bersama BTPN Syariah, Ibu Maimunah Kantongi Omzet Rp3 Juta per Bulan

Ekonomi84 views
KABAR MADURA | Ibu Maimunah merupakan salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah di Sentra Kopao, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Ia menjadi sosok yang menginspirasi karena telah lama bersama BTPN Syariah dari 2012, di mana usahanya semakin berkembang karena selalu menerapkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS) serta telah menginspirasi bagi warga sekitar.

Bermula dari pembiayaan Rp1,5 juta, Ibu Maimunah percaya diri untuk membangun usaha katering. Kini, usaha Ibu Maimunah semakin tumbuh dan pembiayaan dari BTPN Syariah juga terus meningkat hingga Rp16 juta.

Hal ini sejalan dengan omzet Ibu Maimunah yang juga terus tumbuh dari waktu ke waktu. Saat ini, Ibu Maimunahmengantongi omzet sekitar Rp3 juta per bulan dan memiliki tiga karyawan.

Bertumbuhnya Ibu Maimunah sebagai nasabah inspiratif tak lepas dari pendampingan yang diberikan oleh#bankirpemberdaya saat kumpulan. “Saya mendapatkan manfaat dengan adanya kumpulan karena tidak merasa berjuang sendiri, tapi bersama-sama dan saling menginspirasi satu sama lain. Jadi, tidak hanya tahu cara mengelola keuangan agar dapat mengangsur tepat waktu, tapi juga mendapatkan pengetahuan dan pendampingan,” tutur Ibu Maimunah dalam media briefing di Kabupaten Pamekasan pada Kamis (17/7/2025).

Ia mengakui semua ini tak lepas dari empat perilaku unggul nasabah BDKS yang selalu diterapkan dalam keseharian, sesuai yang diajarkan oleh petugas BTPN Syariah melalui kumpulan dua minggu sekali, di mana dalam kumpulan ini membuat nasabah menjadi disiplin, saling bantu, sehingga timbul solidaritas dan kebersamaan antar sesama anggota sentra.

Melalui empat perilaku unggul BDKS, Ibu Maimunah terus menjadi pribadi yang tumbuh, menginspirasi, berdampak bagi lingkungan sekitar, hingga menggapai impiannya satu per satu, yakni umrah. Ia menjadi salah satu nasabah yang mendapatkan hadiah umrah gratis dalam program Umrah Satu Pesawat BTPN Syariah. Tak sendiri, ia akan berangkat bersama sebelas nasabah lainnya di Sentra Kopao.

JJS Kabar Madura

Tak pernah menyangka sebelumnya kalau saya akan berangkat umrah tahun ini. Terharunya lagi, saya akan berangkat umrah gratis dengan teman-teman saya di sentra. Kami yang biasanya duduk bersama di kumpulan, Insya Allah bisa duduk-duduk bersama juga di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” ucap Maimunah.

Melihat perkembangan Ibu Maimunah dalam 13 terakhir membuat sang suami, Ponirin mengaku bangga dan tak menyangka sang istri dapat hadiah umrah gratis dari BTPNSyariah. Saya terharu dan tak menyangka istri saya mendapatkan hadiah umrah gratis dari BTPN Syariah. Ini adalah buah dari kerja kerasnya selama ini. Saya melihat sendiri bagaimana istri saya tumbuh dan berubah sejak menjadi nasabah BTPN Syariah. Ia menjadi lebih disiplin,mandiri, berani mengembangkan usahanya, serta berdampak bagi lingkungan dengan membuka lapangan pekerjaan di sini,” ucap Ponirin.

Ia juga melihat langsung ibu-ibu nasabah di Sentra Kopaodisiplin dan solid satu sama lain. Menurutnya, semua tak lepas dari empat sikap unggul BDKS yang selalu diajarkan oleh petugas lapangan (Community Officer/CO) BTPN Syariah dalam kumpulan setiap dua minggu sekali.

“Saya bangga melihat istri dan ibu-ibu nasabah di Sentra Kopao kompak, disiplin, dan solid satu sama lain karena semua itu menjadi modal bagi istri dan ibu-ibu nasabah lain untuk terus menumbuhkan usahanya, bertahan dalam situasi apapun, menjadi lebih berdaya, dan pintar mengelola keuangan,” ungkap Ponirin.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Pamekasan Akhmad Zaini mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BTPN Syariah dalammemberikan akses pembiayaan dan memberdayakan masyarakat inklusi atau segmen ultra mikro. Ia mengakui bahwa pendampingan yang rutin dilakukan BTPN Syariah mampu mendorong perekonomian warga dan membantu ibu-ibu nasabah memperkuat ekonomi keluarga.

Kebupaten Pamekasan memberikan apresiasi yang positif terhadap BTPN Syariah, bank resmi serta diawasi oleh regulator tentu memiliki cara yang tepat. BTPN Syariah tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi masyarakat inklusi dengan berbagai pelatihan seperti cara mengembangkan usaha, menjadi wirausaha, hingga mengelolakeuangan. Dengan demikian, ibu-ibu nasabah lebih berdaya,ungkapnya.

Program pendampingan yang dilakukan BTPN Syariah sudah tepat karena menyasar segmen ultra mikro, khususnya perempuan. Hal ini menjadi kesempatan bagi perempuan prasejahtera produktif untuk tumbuh dan memiliki ekonomi yang lebih baik.

Senada, Camat Larangan di Kabupaten Pamekasan Mohamad Hari mendukung model bisnis BTPN Syariah yang melayani dan mendampingi masyarakat inklusi secara langsung. Tak hanya memberikan pembiayaan, tapi juga memberikan berbagai pengetahuan dan pelatihan untuk ibu-ibu ultra mikro, seperti cara membangun atau mengembangkan usahanya.

Model bisnis seperti ini bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat, karena selain mempermudah akses modal, BTPN Syariah juga memberikan pendampingan agar usaha mereka lebih terarah,” ucap Mohamad.

Sebagai informasi, BTPN Syariah memberdayakan masyarakat melalui kumpulan. Dengan kegiatan yang dilakukan dua minggu sekali tersebut, Bank memberikan akses keuangan berupa layanan perbankan serta akses pengetahuan dengan berbagai program pelatihan dan pengembangan.

“Kumpulan menjadi wadah BTPN Syariah dalam memberdayakan dan mendampingi masyarakat inklusi, yaitu ibu-ibu di Surabaya, sehingga mampu membangun empat perilaku unggul nasabah, yakni BDKS,” ungkap Kepala Pembiayaan Area Madura Rahmi Ramadhani.

Kumpulan juga membuat hubungan ibu-ibu nasabah lebih solid dan kekeluargaan, sehingga saling mendukung satu sama lain dalam membangun usaha dan menggapai impian.Kehadiran nasabah dalam kumpulan menjadi sangat penting untuk memastikan nasabah mendapatkan proses pelatihan dan pendampingan dengan optimal serta manfaat berjenjang untuk mewujudkan hidup yang lebih berarti.

Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menambahkan BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi, memberikan akses keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat, serta juga akses pengetahuan dengan memberikan pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.

“Bahwa ujungnya dalam proses bisnis BTPN Syariah adalah membangun perilaku unggul nasabah segmen ultra mikro, yaitu BDKS: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau Solidaritas. Di mana solidaritas tersebut akan terbangun menjadi daya tahan yang baik untuk menghadapi apapun kondisi komunitas secara bersama-sama. Dan semangat tersebut tentunya akan semakin tajam dengan meningkatnya kehadiran nasabah dikumpulan. Dengan demikian, hadir dikumpulan adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan semua akses yang diberikan oleh BTPN Syariah,” jelas Ain, panggilan akrab Ainul Yaqin.

Hingga kuartal I 2025, BTPN Syariah telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp27 miliar kepada lebih dari 6.313nasabah yang merupakan masyarakat inklusi di Kabupaten Pamekasan. (rul/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *