KABAR MADURA | Ketua Senat UIN Madura KH. Dr. Achmad Muhlis menegaskan, kebebasan berpendapat bagi mahasiswa merupakan hal wajar. Bahkan, itu mesti dilakukan sepanjang tidak melampaui norma etika dan moral.
“Gerakan mahasiswa saat ini sebenarnya tidak terbatas. Terpenting tidak melampaui norma etika serta moral. Kebebasan menyampaikan gagasan sangat wajar dan harus dilakukan oleh mahasiswa yang inspiratif dengan cara-cara santun dan beretika,” ujarnya.
Direktur Islamic Boarding School (IBS) Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) menegaskan, hingga kini tidak ada upaya pembungkaman terhadap mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa justru diposisikan pada level tertinggi sebagai akademisi yang memiliki identitas, ilmu, dan karakter.
“Mahasiswa tidak boleh diperintah oleh siapapun karena mereka punya ilmu, pemahaman, identitas, norma, dan etika. Mereka harus mempengaruhi, bukan dipengaruhi,” tegasnya. (rul/zul)






