KABAR MADURA | Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan menggelar seleksi Pemuda Pelopor tingkat kabupaten, Kamis (11/09/2025). Terdapat 11 pemuda yang mengikuti penjaringan, dari hasil penjaringan 13 kecamatan.
Kepala Disporapar Pamekasan Fathorrachman menjelaskan, sosialisasi ke sejumlah kecamatan untuk menjaring peserta sudah dilakukan, terdapat 11 orang yang mendaftar. Terdiri dari 4 bidang pendidikan, 3 dari pengelolaan sumber daya manusia, 3 dari seni budaya, dan 1 dari teknologi inovasi.
Seleksi yang dilakukan hanya satu hari setelah tahap pendaftaran dibuka selama sebulan penuh, bahkan sempat diperpanjang tiga kali. Meski jumlah peserta terbatas, pihaknya mengapresiasi semangat para pemuda yang berani mendaftarkan diri.
“Sebelas orang ini termasuk pemuda pemberani. Mereka berani tampil menunjukkan karya,” ujarnya.
Dari 11 peserta, akan dipilih empat orang pemenang, masing-masing mewakili satu kategori untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Harapannya, wakil dari Pamekasan dapat lolos hingga ke tingkat nasional.
“Target kami, empat orang ini bisa bersaing di Jawa Timur, bahkan tembus ke tingkat nasional,” tuturnya.
Terkait pentingnya peran pemuda pelopor, Fathor mengatakan, bahwa kemajuan bangsa terletak di pundak generasi muda. Karena itu, pemuda harus tampil sebagai teladan dan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
“Kalau dalam pendidikan misalnya, pemuda bisa menunjukkan contoh. Mereka harus mandiri, membuka ruang usaha sendiri, bahkan menciptakan lapangan kerja tanpa bergantung pada siapapun. Itulah semangat kemandirian yang ingin kita dorong,” terangnya.
Menurutnya, pemuda pelopor adalah simbol teladan kemandirian, inovasi, serta keberanian untuk berkarya nyata di tengah masyarakat. Ajang seleksi ini diharapkan bisa menjadi pintu lahirnya generasi penerus bangsa yang tangguh dan membawa perubahan positif. (rul/ong)





