Isi Dialog Publik PKB Pamekasan, Ketua AJP Tekankan Transparansi Anggaran dan Program Prorakyat

Politik, Berita79 views

KABAR MADURA | Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) M. Khairul Umam memaparkan pentingnya transparansi anggaran dan keberpihakan program pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan dialog dan penyerapan aspirasi publik yang digelar Fraksi PKB Pamekasan di Jagad Kopi Pamekasan, Kamis (11/9/2025). Menurutnya, anggaran pemerintah harus terbuka, mudah diakses, serta dipahami publik. Masyarakat berhak mengetahui alokasi, realisasi, hingga hasil penggunaan anggaran.

“Keterbukaan itu menjadi pintu masuk untuk menghindari penyalahgunaan anggaran dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Irul, sapaan akrabnya, juga menyoroti peran jurnalis sebagai kontrol sosial. Media, katanya, hadir untuk memastikan pemerintah bekerja sesuai aturan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. 

Baca Juga:  Kunker Kapolres Pamekasan Tekankan Transparansi Anggaran hingga Penguatan Kamtibmas

“Kami siap menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah melalui kritik konstruktif yang berbasis observasi, investigasi, dan riset data,” tegasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Lebih lanjut, dia menekankan agar program pemerintah tidak hanya sekadar proyek, tetapi benar-benar prorakyat. Prioritas harus diberikan pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, serta infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, keterlibatan publik juga dianggap krusial. Jurnalis Kabar Madura itu menilai masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus dilibatkan dalam perencanaan dan evaluasi program. Aspirasi publik harus menjadi pijakan dalam menentukan kebijakan.

Baca Juga:  KH Ali Wafa Subki Kembali Terpilih Pimpin DPC PKB Pamekasan Periode 2026-2031

Dia pun mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat akuntabilitas dengan menyampaikan laporan kinerja secara rutin dan terbuka. Mekanisme pengawasan internal maupun eksternal, menurutnya, harus dijalankan secara konsisten agar tidak ada celah penyalahgunaan.

“Harapan kami, jurnalis, masyarakat, dan pemerintah bisa berjalan bersama, bukan saling berhadapan. Kami siap mendukung setiap program yang berpihak pada kepentingan rakyat, sekaligus mengkritisi bila ada penyimpangan,” pungkasnya. (rul/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *