Kabar Madura Jadi Laboratorium Jurnalistik 5 Mahasiswa UIN Madura

Berita58 views

KABAR MADURA | Lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi ditarik setelah menuntaskan Praktikum Pengalaman Lapangan (PPL) selama 30 hari di redaksi Kabar Madura, Senin (30/9/2025).

Direktur Utama Kabar Madura Hairul Anam menyampaikan, praktik langsung di media tidak sekadar menulis berita, tetapi juga melatih kedisiplinan, ketelitian, hingga kemampuan bekerja di bawah tekanan. Karena itu, para mahasiswa magang diperlakukan sebagaimana jurnalis profesional.

“Mahasiswa yang magang di Kabar Madura kami perlakukan sebagai jurnalis pada umumnya. Mereka tidak hanya duduk belajar, tapi langsung terjun menulis dan meliput. Itu cara terbaik untuk mengerti dunia pers sebenarnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Keluarga Ungkap Kejanggalan di Balik Kematian Prajurit TNI AL Asal Bangkalan

Selama sebulan, kelima mahasiswa tersebut terlibat aktif dalam liputan harian, penyusunan naskah berita, hingga pengelolaan konten media sosial di Kantor Kabar Madura.

Anam yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menegaskan, pengalaman tersebut akan menjadi bekal nyata saat mereka memasuki dunia kerja profesional.

“Pengalaman itu akan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang dunia pers yang sesungguhnya,” imbuhnya.

Dosen pembimbing lapangan Prodi KPI UIN Madura, Zubdatul Munawwarah, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Kabar Madura. Menurutnya, mahasiswa KPI membutuhkan laboratorium jurnalistik yang menekankan keterampilan praktik, bukan sekadar teori.

Baca Juga:  ASN Mulai WFH Tiap Jumat, PWI Pamekasan Ingatkan Pejabat Jangan "Alergi" Dikonfirmasi

“Kami melihat Kabar Madura serius membimbing mahasiswa. Mereka diajak disiplin, berpikir cepat, dan menulis dengan akurat. Itu kualitas yang tidak bisa dipelajari hanya di ruang kelas,” ujarnya.

Dia berharap, kemitraan dengan Kabar Madura bisa terus berlanjut. Sebab koran harian dengan tagline Madhura Ongghu itu dinilai berkontribusi mendidik mahasiswanya.

“Kami ingin lebih banyak mahasiswa KPI merasakan pengalaman langsung di media, supaya ketika lulus mereka tidak lagi canggung menghadapi dunia kerja,” tandasnya. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *