Rumuskan Peta Perubahan Pemuda, Karang Taruna Pamekasan Diapresiasi Wabup

Berita127 views

KABAR MADURA | Momentum Hari Sumpah Pemuda 2025 dimanfaatkan Karang Taruna Kabupaten Pamekasan untuk meneguhkan kembali arah gerak pemuda di tengah tantangan zaman. Melalui Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) yang digelar di Hotel Odaita Pamekasan, Selasa (28/10/2025), Karang Taruna merangkai rumusan peta perubahan pemuda Pamekasan sebagai langkah strategis menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Pamekasan Moh. Faridi menyampaikan, Sumpah Pemuda memiliki nilai sejarah yang tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dihidupkan dalam bentuk tindakan nyata.

“Ada sejarah panjang para founding father yang tidak cukup hanya diingat, tetapi harus diilhami dalam bentuk tindakan. Pemuda Karang Taruna Pamekasan menjadikannya pondasi untuk menyusun peta perubahan pemuda di Kabupaten Pamekasan,” paparnya.

Baca Juga:  Satgas MBG Pamekasan Perketat Pengawasan, Sejumlah SPPG Masih Terkendala IPAL dan Izin

Menurutnya, Karang Taruna saat ini tengah memetakan ulang kondisi sosial masyarakat, mulai dari persoalan pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi digital. Langkah itu dilakukan untuk menemukan peluang baru yang dapat diisi oleh generasi muda dengan keterampilan dan semangat inovatif.

“Banyak lulusan sekolah dan sarjana tidak menemukan ruang untuk mengembangkan diri. Begitu juga dengan isu lingkungan dan peluang ekonomi berbasis digital. Anak muda harus mengambil peran langsung dalam mengisi ruang-ruang itu secara komprehensif,” ujarnya.

Politisi yang juga menjabat sebagai ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan itu menambahkan, peran pemuda hari ini harus lebih konkret dan kolaboratif, baik dengan cara baru maupun melalui penguatan nilai-nilai lama yang masih relevan.

Baca Juga:  APHT di Pamekasan Rutin “Disuntik” Anggaran Meski Izin Produksi Tidak Tuntas, 2026 Dapat Rp550 Juta

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto mengapresiasi langkah Karang Taruna dalam menjadikan Sumpah Pemuda sebagai momentum refleksi dan perumusan arah gerak ke depan.

“Sumpah Pemuda bukan hanya sejarah yang dibaca, tetapi warisan semangat dari generasi yang mencintai bangsa, bahasa, dan tanah air Indonesia. Patriotisme dan nasionalisme harus selalu tertanam dalam dada pemuda hari ini,” ungkapnya.

Dia menegaskan, Muspimda Karang Taruna Pamekasan harus menjadi ajang evaluasi sekaligus sinergi program antara pemuda dan pemerintah daerah.

“Karang Taruna harus menjadi wadah generasi muda untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi kesejahteraan sosial masyarakat,” tutupnya. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *