KABAR MADURA | Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan menargetkan terbentuknya empat HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) di kampus-kampus wilayah perkotaan. Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Ketua Umum HIPMI Pamekasan Ach Kusairi menyampaikan, pembentukan HIPMI PT menjadi tindak lanjut dari kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya, seperti yang sudah dilakukan dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Menurutnya, momentum workshop entrepreneur yang digelar di kampus itu menjadi ajang sosialisasi sekaligus pembentukan wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha.
“Ini bagian dari tindak lanjut MoU. HIPMI PT nanti akan menjadi wadah inkubator bagi teman-teman mahasiswa yang punya keinginan berwirausaha. Kami diundang sebagai narasumber sekaligus mensosialisasikan peran HIPMI di lingkungan kampus,” paparnya.
Setelah sosialisasi dilakukan, kata Kusairi, HIPMI Pamekasan langsung menyiapkan langkah teknis sesuai regulasi yang berlaku di BPD HIPMI Jawa Timur.
“Secara regulasi nanti akan diatur oleh Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi. Kami di BPC HIPMI Pamekasan membantu pelaksanaannya sampai terbentuk di UIN Madura,” jelasnya.
Pembentukan HIPMI PT di UIN Madura akan menjadi sejarah baru bagi pengembangan wirausaha muda di daerah.
“Kami ingin UIN Madura menjadi yang ketiga setelah Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Universitas Wiraraja (Unija). Ke depan, kami menargetkan empat kampus besar di wilayah kota, termasuk UNIRA, UIM, dan Polinema,” terang Kusairi.
Selain itu, HIPMI PT akan memiliki program kerja dan anggaran tersendiri dengan dukungan penuh dari HIPMI Pamekasan.
“Programnya akan diarahkan agar mahasiswa bisa mendapatkan manfaat langsung, termasuk kolaborasi dengan HIPMI PT se-Jawa Timur bahkan nasional,” sambungnya.
Kusairi menegaskan, HIPMI tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga membangun semangat kolaborasi antara dunia usaha dan akademisi.
“Kami ingin menyiapkan pengusaha muda yang bisa menjadi kader HIPMI sekaligus berkontribusi untuk daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi lokal,” pungkasnya. (rul/ong)





