Berlangsung Meriah, Kiai Kholil: Semalam di Madura Wujud Pamekasan Maju dan Kreatif

Berita70 views

KABAR MADURA | Gelaran Semalam di Madura berlangsung meriah di kawasan Monumen Arek Lancor (Arlan) Pamekasan, Sabtu (1/11/2025). Pesta rakyat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) Pamekasan ke-495 tahun 2025.

Tidak hanya menjadi acara seremonial, kegiatan yang dihadiri jajaran birokrat dan masyarakat umum ini dikemas dengan beragam aktivitas menarik. Salah satunya, pembagian makanan gratis untuk masyarakat yang disiapkan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan, mulai dari musik daul, tari tradisional empat kabupaten di Madura, penyerahan penghargaan untuk budayawan lokal, hingga fashion show batik dan pertunjukan gambus.

Baca Juga:  Harkitnas di Tengah Rupiah Anjlok, Ketua Gen Z Pamekasan Ajak Anak Muda Tetap Optimistis

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menegaskan, kegiatan Semalam di Madura merupakan bentuk nyata dari tema Harjad tahun ini, yakni “Pamekasan Kreatif dan Maju.”

“Melalui kolaborasi ini, kita menunjukkan bahwa Madura kaya akan budaya dan memiliki tradisi yang unik, serta Madura terbuka atas perkembangan zaman,” ujar pengasuh Pesantren Matsaratul Huda, Panempan itu, Sabtu malam (1/11/2025).

Menurut Kiai Kholil, ukuran kemajuan suatu daerah tidak hanya dilihat dari sisi pembangunan fisik dan ekonomi, melainkan juga dari bagaimana masyarakatnya mampu melestarikan budaya lokal.

Sebab itu, dalam kegiatan Semalam di Madura ditampilkan berbagai kesenian, tradisi, dan budaya khas dari empat kabupaten di Madura yang menunjukkan semangat kolaborasi.

Baca Juga:  Cekcok di Area Pemakaman, Polres Pamekasan Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan

“Di sini, kita menciptakan harmoni dalam keberagaman. Karena apabila empat daerah di Pulau Madura harmonis, seiring, dan seirama, Madura akan maju,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui perwakilannya menyampaikan, peringatan Harjad merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kemajuan daerah, termasuk di Pamekasan yang dikenal sarat nilai budaya dan religiusitas.

Pihaknya juga berharap di usia ke-495 tahun, Pamekasan dapat terus berkembang dengan semangat gotong royong dan kreativitas masyarakatnya.

“Kami menyampaikan apresiasi dan selamat kepada masyarakat Pamekasan, budayawan, dan seluruh pihak yang telah mendorong kemajuan Pamekasan,” tuturnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *