DEM Madura Siap Jadi Mitra Strategis Pertamina untuk Menangani Isu BBM

Berita95 views

KABAR MADURA | Sejumlah masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur mengeluhkan kendaraan yang brebet atau tersendat-sendat setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kasus tersebut pertama kali mencuat di Bojonegoro dan Tuban, kemudian meluas ke Probolinggo, Surabaya, hingga ke wilayah Madura, seperti Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

Menanggapi keresahan masyarakat, Pertamina bergerak cepat dengan melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan. Pihak Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh BBM yang disalurkan telah melalui uji laboratorium resmi.

Berdasarkan hasil pengujian tersebut, Pertamina memastikan kualitas BBM yang beredar telah memenuhi standar dan aman digunakan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pertamina juga mendirikan 17 posko layanan pengaduan di berbagai wilayah Jawa Timur. Posko ini menjadi wadah masyarakat untuk menyampaikan laporan, memperoleh penjelasan, serta memastikan adanya tindak lanjut atas setiap keluhan yang masuk.

Baca Juga:  Soal Isu Fasilitas Mewah untuk Istri, Bupati Pamekasan: Itu Isu Jalanan yang Tidak Benar

Langkah cepat Pertamina itu mendapat tanggapan positif dari Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Madura. Organisasi kemahasiswaan ini menilai Pertamina telah menunjukkan sikap terbuka, responsif, dan bertanggung jawab dalam menangani isu yang menimbulkan keresahan publik.

Presiden DEM Madura Abd. Syakur menyatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis Pertamina dalam mengedukasi masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas BBM nasional.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam merespons keluhan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen dan tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik. DEM Madura siap bersinergi dan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan Pertamina,” ujarnya.

Selain itu, DEM Madura juga mengimbau masyarakat agar bijak dan peka dalam menyikapi berbagai isu yang beredar, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik. Syakur menegaskan pentingnya memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menjatuhkan citra Pertamina.

Baca Juga:  Penerima PKH Plus di Bangkalan Menyusut 1.202 KPM

Sebagai tindak lanjut, DEM Madura membuka jalur pengaduan masyarakat di tiap kabupaten di Madura. Setiap laporan akan dikompilasi dan diteruskan kepada Pertamina untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Sinergi seperti ini penting untuk menjaga transparansi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Pertamina,” tambahnya.

Melalui kerja sama yang konstruktif antara Pertamina dan elemen masyarakat, termasuk DEM Madura, diharapkan penyaluran BBM di Jawa Timur tetap terjamin kualitasnya, aman digunakan, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna kendaraan.

Kontak Pengaduan DEM Madura:

Bangkalan: 0818-0565-4510

Sampang: 0859-3650-9258

Pamekasan: 0812-5232-7320

Sumenep: 0859-6310-0693

Surabaya dan sekitarnya: 0877-8923-6848

(yan/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *