KABAR MADURA | Puluhan calon pemain berebut kesempatan untuk bisa memperkuat Persepam Pamekasan di Liga 4 PSSI Jatim musim ini. Proses seleksi berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Senin (10/11/2025).
Pada hari pertama, seleksi difokuskan untuk pemain kelahiran 2003–2008 dengan jumlah peserta sekitar 60 hingga 70 orang. Hari kedua diperuntukkan bagi pemain senior, sedangkan hari ketiga dijadwalkan untuk pemain tambahan dari luar daerah.
“Di hari ketiga, ada seleksi untuk tambahan pemain dari luar. Rencananya hari ini, tapi terkendala venue, jadi mungkin seleksinya baru bisa besok,” terang Wakil Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan Haqi, Rabu (12/11/2025).
Dia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan beberapa tahapan. Pemain yang progresnya dinilai tidak berkembang signifikan bisa dicoret, meski sudah lolos seleksi awal.
“Selain itu, biasanya kami juga melakukan safari ke wilayah-wilayah untuk mendeteksi pemain potensial di daerah yang tidak sempat ikut seleksi. Kalau target pemain, itu tergantung dari kebutuhan pelatih,” tambahnya.
Melalui proses seleksi yang ketat tersebut, pihaknya berharap Persepam dapat tampil lebih baik dari musim sebelumnya yang hanya mampu bertahan di fase grup.
“Semoga kita bisa ikut kompetisi ini dengan target yang jelas,” tukasnya.
Sekadar diketahui, kuota pemain senior di Liga 4 musim ini ditetapkan sebanyak tujuh orang. Dari jumlah itu, lima di antaranya boleh dimainkan, sementara dua lainnya menjadi pemain cadangan. Kompetisi ini tidak hanya terbuka bagi klub amatir, tetapi juga memberi kesempatan bagi klub internal Askab atau Askot PSSI melalui jalur Piala Bupati/Wali Kota di masing-masing daerah. (nur/zul)





