Operasi Zebra Semeru 2025: 6.870 Pelanggaran dan 4 Laka Ditangani Satlantas Pamekasan

Berita89 views

KABAR MADURA | Ribuan kendaraan terjaring pelanggaran pada pekan pertama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang dimulai sejak 17 November lalu. Satlantas Polres Pamekasan mencatat, sebanyak 6.870 pelanggaran lalu lintas. Data terbaru itu menunjukkan masih tingginya tingkat pelanggaran pengendara di wilayah setempat.

Kanit Keamanan Keselamatan Berlalu Lintas (Kamsel) Satlantas Polres Pamekasan Ipda Dedy mengatakan, dari ribuan pelanggaran itu, 35 kasus ditindak melalui tilang manual, 127 pelanggaran melalui ETLE Mobile, dan 6.708 diberikan sanksi teguran. 

“Data ini per 24 November. Pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar dan berboncengan lebih dari satu orang,” terangnya, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Wisata hingga Pajak Digital, Bupati: Demi Percepatan Pembangunan

Selain penindakan pelanggaran, kata Dedy, pihaknya juga menangani empat kejadian kecelakaan lalu lintas (laka) selama operasi berlangsung. Dari jumlah tersebut, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka berat. Namun, lima korban tercatat mengalami luka ringan. Total kerugian material mencapai Rp16 juta.

Operasi Zebra Semeru ini  masih akan berlangsung sampai 30 November 2025. Tujuannya, untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang natal dan tahun baru. 

Ipda Dedy mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin dan mematuhi aturan demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Baca Juga:  Sidak Gas Elpiji 3 Kg di Pamekasan, Pangkalan Beberkan Penyebab Kelangkaan

“Kami juga mengimbau kepada orang tua yang  memiliki anak di bawah umur atau masih pelajar, agar bisa mengontrol anak-anaknya untuk membatasi jam malam dan tidak memperbolehkan mengendarai kendaraan,” imbuhnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *