KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan terus memperkuat mutu pelayanan kesehatan dengan menjaga kualitas dan kesembuhan pasien sebagai prioritas utama. hal itu dibuktikan dengan beberapa program inovatif yang telah dirancang.
Plt. Direktur RSUD SMart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengatakan, sebagian program yang sudah dirancang itu, ada yang telah berjalan, namun ada pula yang masih dalam proses pengembangan.
Adapun beberapa program yang sudah berjalan, yakni pendaftaran pasien secara online, baik bagi peserta BPJS Kesehatan melalui mobile JKN atau pasien umum melalui aplikasi khusus Spot SMart. Hal itu dilakukan agar proses registrasi menjadi lebih mudah dan cepat.
Di bidang pelayanan jantung, kata dr. Yayak, sapaan akrabnya, pihaknya menghadirkan program Laskar Senja, yakni layanan kegawatdaruratan henti jantung dan serangan jantung yang dilengkapi dengan sosialisasi serta edukasi kesehatan jantung melalui call center yang tersedia. Program itu diciptakan untuk menekan angka kematian dini akibat penyakit jantung.
“Beberapa program ini dirancang sesuai dengan mutu RSUD SMart, yakni pelayanan kualitas dan kesembuhan prioritas,” terangnya,, Kamis (11/12/2025).
Lebih lanjut, dr. Yayak menjelaskan, pihaknya juga menyediakan program inovasi di bidang persalinan melalui layanan Kasi Mobil Senia yang merupakan singkatan dari manajemen laktasi, mobilisasi bertahap dan senam nifas.
Program itu dirancang untuk membantu pemulihan lebih cepat bagi pasien pascamelahirkan. Sebab, menurutnya, setelah persalinan, banyak ibu yang kerap kali mengalami berbagai macam gangguan kesehatan, mulai dari susah buang air besar hingga masalah produksi ASI yang tidak lancar.
Sementara untuk mendukung kemudahan akses obat, tambah dr. Yayak, RSUD SMart Pamekasan telah dilengkapi dengan sistem layanan Kendaraan Pengantar Obat (Ketupat). Program ini bersifat proaktif dalam mengantarkan obat ke rumah pasien, baik lansia ataupun ODGJ.
“Terbaru, kita juga akan menambah mesin HD (hemodialisa). Kita sudah melakukan MoU, mungkin Januari ini sudah ada penambahan 11 mesin, jadi total nanti ada 20,” tukasnya. (nur/zul)





