KABAR MADURA | Musim pancaroba yang sedang berlangsung saat ini perlu mendapat perhatian serius. Perubahan cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu berbagai penyakit di tengah masyarakat. Sejumlah gangguan kesehatan yang kerap muncul di antaranya batuk pilek, demam, infeksi saluran pernapasan, diare, hingga demam berdarah dengue (DBD).
Menyikapi kondisi tersebut, Plt. Direktur RSUD Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Dia menegaskan, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar kesehatan tetap stabil selama pancaroba.
Salah satunya adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan etika batuk dengan benar guna mencegah penularan penyakit.
“Kalau makanan harus imbang. Artinya, kita perlu memperhatikan asupan gizi seimbang dalam makanan sehari-hari. Karena itu penting untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujar pria yang akrab disapa dr. Yayak itu, Jumat (1/5/2026).
Dia menjelaskan, perubahan suhu dan kelembapan yang cukup drastis selama pancaroba menjadi faktor utama meningkatnya risiko berbagai penyakit. Oleh sebab itu, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang tidak kunjung membaik.
“Kebutuhan cairan juga harus dicukupi agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik,” tukasnya. (nur/zul)





