KABAR MADURA | Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan berkomitmen dalam mengambil kebijakan penanganan kemiskinan kebijakan nasional. Supaya bisa selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Dinsos Pamekasan Herman Hidayat Santoso menegaskan, pendekatan penanganan kemiskinan tidak lagi semata-mata bertumpu pada skema social protection atau bantuan sosial.
Ke depan, terangnya, kementerian dan daerah akan semakin menekankan model pemberdayaan masyarakat sebagai instrumen utama untuk mendorong kemandirian serta peningkatan kesejahteraan warga.
“Intinya adalah akselerasi dan kolaborasi. Penanganan kemiskinan harus sinkron dengan arah kebijakan Presiden. Di Kemensos, pendekatan tidak hanya berupa perlindungan sosial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Ini yang akan kami dorong di daerah,” paparnya, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, berbagai program strategis yang digulirkan pemerintah pusat akan terus diintegrasikan dengan program daerah agar lebih tepat sasaran.
Pihaknya berharap upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun kemandirian jangka panjang bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini penting supaya setiap program saling menguatkan. Supaya masyarakat bisa keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan, bukan hanya menerima bantuan sementara,” tambahnya. (rul/zul)





