KABAR MADURA | Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan mendorong seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa dan kelurahan hingga elemen masyarakat, untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Kepala Dinsos Pamekasan Herman Hidayat Santoso menyampaikan, pemutakhiran data dinilai krusial, sebab menjadi menjadi rujukan utama dalam penyaluran beragam program pemerintah. Termasuk program-program perlindungan dasar dari Kementerian Sosial (Kemensos), seperti Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional dan sejumlah bantuan sosial lainnya.
Menurutnya, akurasi data sangat menentukan ketepatan sasaran program. Karena itu, proses updating secara berkala melalui SIKS-NG harus dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.
“Ketepatan data adalah kunci percepatan penanganan kemiskinan. Kami berharap desa, kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif melakukan pemutakhiran data melalui SIKS-NG. Semakin akurat data yang masuk, semakin cepat intervensi program dapat diberikan,” jelasnya.
Dia menambahkan, akselerasi penanganan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada program perlindungan sosial, tetapi juga sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat, termasuk kebijakan Presiden terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. (rul/zul)





