DPRD Sumenep Nilai Target 1,9 Juta Wisatawan 2026 Terlalu Ambisius

Berita, Headline124 views

KABAR MADURA| Ambisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membidik 1,9 juta kunjungan wisatawan pada 2026 menuai catatan keras dari DPRD setempat. Di tengah euforia peningkatan angka kunjungan, wakil rakyat mengingatkan agar pemkab tidak terjebak pada target statistik semata, sementara persoalan mendasar sektor pariwisata masih belum terselesaikan.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin, menegaskan, kenaikan target wisatawan harus diiringi pembenahan menyeluruh tata kelola pariwisata. Tanpa perbaikan serius, dia menilai target itu justru berpotensi menjadi beban, bukan prestasi.

“Jangan hanya fokus mengejar jumlah kunjungan. Banyak destinasi kita yang belum siap secara infrastruktur, aksesibilitas, maupun fasilitas dasar,” tegas Sami’oeddin, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, masih banyak objek wisata di Sumenep yang minim fasilitas pendukung, mulai dari kondisi jalan menuju lokasi, sanitasi, area parkir, hingga penataan kawasan yang belum ramah wisatawan. Jika kondisi ini dibiarkan, maka peningkatan jumlah pengunjung justru dikhawatirkan menurunkan kualitas layanan dan citra pariwisata daerah.

Baca Juga:  Rokok Ilegal di Sumenep Belum Dipantau, Satpol PP Tunggu Arahan Bea Cukai

“Target tinggi harus sejalan dengan kualitas pelayanan. Kalau tidak, wisatawan datang sekali lalu enggan kembali,” tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dia pun berharap Pemkab Sumenep lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas destinasi, bukan sekadar mengejar capaian angka tahunan.

Sebelumnya, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep menyatakan bahwa target 1,9 juta wisatawan disusun berdasarkan tren pertumbuhan yang dinilai stabil. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sekitar 1,7 juta orang.

Baca Juga:  Warga dan Pengecer Disebut Biang Keladi Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi

Kepala Disbudporapar Sumenep Moh. Iksan menyebut, kenaikan target itu ditopang oleh strategi konkret, salah satunya melalui penyusunan kalender event pariwisata yang lebih agresif dan terstruktur. Sepanjang 2026, Pemkab Sumenep menyiapkan sekitar 110 agenda pariwisata.

“Kami melihat tren kunjungan tahun lalu cukup positif, sehingga target tahun ini dinaikkan. Event-event itu kami rancang untuk memperkuat branding pariwisata Sumenep,” kata Iksan.

Selain mengandalkan agenda kegiatan, Disbudporapar Sumenep juga mengklaim terus mendorong pembenahan sarana dan prasarana di destinasi unggulan seperti Pantai Lombang, Pantai Slopeng, serta kawasan wisata religi Asta Tinggi.

“Peningkatan fasilitas dan kenyamanan pengunjung menjadi faktor penting agar target kunjungan dapat tercapai,” tukasnya. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *