Lansia di Camplong Tewas Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Peristiwa56 views

KABAR MADURA | Peristiwa memilukan terjadi di Dusun Dharma, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong Sampang, Rabu (21/1/2026). Seorang warga bernama Safi’ih (60) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam rumahnya.

Korban diketahui dalam keadaan sakit dan tidak dapat berjalan. Safi’ih tinggal bersama iparnya serta dua orang keponakan. Namun pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditinggal sendirian di rumah karena keluarga pergi bekerja ke ladang dan kedua keponakannya berangkat sekolah.

Peristiwa nahas itu baru diketahui sekitar pukul 11.30 WIB, saat kedua keponakan korban pulang dari sekolah. Mereka terkejut melihat kobaran api sudah membesar di bagian dapur rumah, lalu berlari ke ladang untuk memanggil ibu mereka.

Baca Juga:  618 CJH Sampang Resmi Diberangkatkan, Bupati Minta Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Warga yang mendapat kabar kebakaran segera berusaha memadamkan api secara manual. Setelah api berhasil dikendalikan, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi terbakar.

Berdasarkan hasil asesmen awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik pada alat memasak nasi yang berada di dapur rumah korban.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Muhammad Hozin mengaku langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban. Bantuan yang diserahkan antara lain kasur, matras, terpal, kompor, perlengkapan memasak, paket sembako, dan alat kebersihan.

Baca Juga:  Hardiknas 2026 di Sampang, Wabup Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

“Dalam penanganan di lokasi, BPBD Sampang turut didampingi camat Camplong, Pk kepala Desa Dharma Camplong, Polsek Camplong, serta warga setempat.” katanya.

Jenazah korban dijadwalkan dimakamkan pada pukul 15.00 WIB di hari yang sama. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penggunaan peralatan listrik, terutama bagi warga lanjut usia yang hidup dengan keterbatasan fisik. (yan/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *