KABAR MADURA | Madura United melakukan evaluasi menjelang laga kontra Persijap Jepara pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (7/2/2026). Langkah ini diambil untuk memutus tren negatif tanpa kemenangan yang dialami Madura United dalam empat laga terakhir.
Pelatih Madura United Carlos Parreira mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dibenahi timnya. Kendati demikian, dia menilai struktur permainan tim mengalami perkembangan.
“Performa tim saya melihat ada perkembangan. Struktur permainan sudah lebih rapi, jarak antarlini lebih terjaga, dan kami lebih berani menguasai bola. Secara organisasi bertahan juga lebih baik,” ujar Carlos, Kamis (5/2/2026).
Menghadapi Persijap, Carlos menyebut, pihaknya telah menyiapkan beberapa penyesuaian, terutama dalam variasi serangan dan pergerakan tanpa bola agar tidak mudah terbaca oleh tim lawan. Menurutnya, Persijap adalah tim yang memiliki transisi dan disiplin permainan yang kuat, sehingga menjaga tempo permainan dan fokus menjadi kunci.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu juga menegaskan, upaya memenangkan laga kontra Persijap tidak hanya berkaitan dengan penambahan poin atau perbaikan posisi di klasemen, melainkan juga untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.
“Kami tidak hanya menunjuk satu lini saja, tapi koordinasi antara lini tengah dan depan perlu ditingkatkan. Kami harus lebih tajam dalam menciptakan dan menyelesaikan peluang. Itu yang sedang kami fokuskan di latihan,” tegasnya.
Pekan sebelumnya, Madura United hanya mampu berbagi poin dengan PSBS Biak setelah ditahan imbang 0-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (31/1/2026). Hasil imbang ini membuat Laskar Sape Kerrab berada di posisi ke-14 klasemen sementara dengan 18 poin. (nur/zul)






