KABAR MADURA | Menjaga kebugaran selama Ramadan tetap penting agar tubuh tetap sehat dan bertenaga dalam menjalani aktivitas harian. Meski sedang berpuasa, olahraga ringan tetap bisa dilakukan dengan aman, asalkan memilih jenis aktivitas yang tepat dan tidak berlebihan.
Aktivitas fisik ringan justru membantu menjaga stamina, melancarkan peredaran darah, serta mengurangi rasa lemas selama berpuasa. Dengan pengaturan waktu dan durasi yang sesuai, olahraga bisa menjadi cara sederhana untuk tetap bugar tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan Ramadan.
Berikut beberapa jenis olahraga ringan yang aman dilakukan saat puasa:
1. Jalan Santai
Jalan santai menjadi pilihan paling mudah dan aman. Aktivitas ini membantu menjaga kebugaran serta melancarkan peredaran darah tanpa menguras energi secara berlebihan.
2. Stretching atau Yoga
Gerakan peregangan dan yoga dapat menjaga fleksibilitas otot sekaligus membuat tubuh lebih rileks. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, yoga juga membantu menjaga kesehatan mental, mengurangi stres, dan mendukung kesehatan jantung.
3. Bersepeda Santai
Bersepeda dengan tempo ringan dan durasi singkat dapat menjadi alternatif olahraga saat puasa. Pastikan tidak memaksakan diri agar tubuh tidak mudah lelah dan terhindar dari risiko dehidrasi.
4. Latihan Kekuatan Ringan
Latihan seperti squat, push-up ringan, atau plank bisa dilakukan dengan repetisi secukupnya. Fokus pada gerakan yang terkontrol tanpa memforsir tenaga.
5. Senam Ringan
Senam ringan juga cocok dilakukan saat puasa. Selain mudah, aktivitas ini bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jantung dan fleksibilitas tubuh. Idealnya, intensitas dilakukan tidak lebih dari 50 persen dari detak jantung maksimum.
Perlu diingat, durasi olahraga yang dianjurkan selama puasa adalah sekitar 20–30 menit. Waktu terbaik untuk berolahraga yakni menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa. Jika muncul rasa pusing atau tubuh terasa terlalu lemas, sebaiknya segera hentikan aktivitas dan beristirahat.
Dengan memilih olahraga yang tepat dan dilakukan secara bijak, tubuh tetap bugar selama Ramadan tanpa mengganggu ibadah. (nur/zul)





