KABAR MADURA | Dalam upaya menyokong perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Bangkalan menyiapkan program subsidi bunga nol persen pinjaman bagi pelaku usaha.
Program ini diambil sebagai langkah strategis untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan, sekaligus meringankan beban pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.
Kepala Diskopumdag Bangkalan Moh. Rasuli menjelaskan, program subsidi bunga nol persen itu merupakan langkah taktis dari pemerintah daerah. Namun hingga kini, pelaksanaannya masih menunggu hasil audit dari konsultan akuntan publik (KAP) terhadap calon penerima manfaat.
“Program bunga nol persen ditargetkan untuk UMKM, hanya sampai saat ini (realisasinya, red) masih menunggu hasil audit,” jelasnya, Jumat (27/2/2026).
Anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp1,2 miliar. Dana itu diperkirakan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 900 hingga 1.000 UMKM yang mengajukan pinjaman ke bank.
“Postur anggarannya 1,2 miliar,” tambahnya.
Melalui skema ini, UMKM dapat mengajukan pinjaman dengan nominal antara Rp5 juta hingga Rp20 juta. Bunga pinjaman itu nantinya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Besaran pinjamannya maksimal 20 juta. Jadi misal pinjam Rp10 juta, UMKM mengembalikan pinjaman tetap Rp10 juta,” tuturnya.
Syarat utama bagi UMKM yang ingin mengakses program ini adalah memiliki KTP Bangkalan. Selain itu, kelayakan penerima juga akan ditentukan berdasarkan hasil survei dari pihak bank. (km95/zul)





