KABAR MADURA | Fakultas Ilmu Komunikasi (FIK) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi komunikator yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing di era digital. Dengan berbagai program akademik dan kegiatan pengembangan mahasiswa, fakultas ini menjadi salah satu pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami dunia komunikasi secara profesional.
Dekan FIK UNIBA Madura, Siti Sa’adah, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan pendidikan komunikasi yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di tengah pesatnya transformasi teknologi informasi dan media digital.
Menurutnya, Fakultas Ilmu Komunikasi UNIBA Madura tidak hanya fokus pada penguatan teori, tetapi juga menekankan pada praktik langsung di bidang komunikasi, seperti jurnalistik, public relations, penyiaran, dan media digital.
“Mahasiswa kami didorong untuk aktif berkreasi, berpikir kritis, serta mampu memanfaatkan teknologi komunikasi secara produktif. Kami ingin lulusan FIK UNIBA Madura menjadi komunikator yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Siti Sa’adah.
Dia juga menambahkan bahwa fakultas terus melakukan inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk menghadirkan dosen yang kompeten, kegiatan praktik lapangan, serta berbagai pelatihan yang mendukung keterampilan komunikasi mahasiswa.
Selain itu, lingkungan akademik yang kondusif dan kolaboratif menjadi salah satu keunggulan Fakultas Ilmu Komunikasi UNIBA Madura. Mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas melalui berbagai kegiatan organisasi, produksi media, hingga kegiatan literasi digital.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, FIK UNIBA Madura diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap dalam berkomunikasi, tetapi juga memiliki wawasan luas, etika profesi, serta kepedulian terhadap perkembangan masyarakat.
“Ke depan kami ingin Fakultas Ilmu Komunikasi UNIBA Madura menjadi pusat pengembangan ilmu komunikasi yang unggul di Madura dan mampu berkontribusi di tingkat nasional,” tutup Siti Sa’adah. (ara/waw)






