KABAR MADURA | Dua orang pemancing dilaporkan hanyut akibat diterjang ombak di perairan sekitar Jembatan Suramadu, tepatnya di Dusun Sukarungu, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan.
Kedua korban diketahui berinisial MT (38), warga Dusun Pangpong Timur, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, dan AH (25), warga Dusun Tengginah, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang.
Peristiwa ini bermula saat keduanya berangkat memancing pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di bawah Jembatan Suramadu. Keesokan harinya, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, mereka berencana mengambil umpan yang diantarkan oleh Syafi’i menggunakan perahu.
Namun nahas, saat AH hendak mengambil umpan, ia terseret ombak. Melihat kejadian tersebut, MT berusaha menolong rekannya. Sayangnya, upaya itu justru membuat MT ikut terseret gelombang laut yang cukup kuat.
Salah satu korban, AH, berhasil diselamatkan oleh nelayan pada hari yang sama setelah hanyut sejauh kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal. AH ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami luka memar.
Sementara itu, MT belum ditemukan pada hari pertama pencarian. Tim gabungan kemudian melanjutkan upaya pencarian hingga hari kedua.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (28/4/2026). Jasad MT ditemukan mengambang di bawah Jembatan Suramadu oleh tim gabungan dari BPBD Bangkalan bersama Basarnas dan BPBD Jawa Timur.
Kepala BPBD Bangkalan M. Zainul Qomar mengatakan, proses pencarian melibatkan sejumlah pihak, termasuk Basarnas Kantor SAR Juanda Surabaya, Pos SAR Sumenep, dan BPBD Jawa Timur.
“Kami melibatkan beberapa pihak, alhamdulillah korban ditemukan, lokasi penemuan berjarak sekitar 900 kilometer dari lokasi hanyut korban,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga. Pihak keluarga disebut menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. (fik/zul)





